Dikunjungi Komisi V DPR RI, Kutuh Minta Dana Khusus

0
6
Dikunjungi Komisi V DPR RI, Kutuh Minta Dana Khusus
PEMAPARAN - Mantan Ketua BPD Desa Kutuh, Wayan Duartha saat memaparkan pembangunan yang dilakukan di Desa Kutuh di depan rombongan Komisi V dan Kementerian Desa.

Kutuh, DenPost

Komisi V DPR RI bersama Dirjen Kementrian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (PDT), Transmigrasi RI, mengunjungi Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Kamis (26/11). Dalam paparannya, Bendesa Adat Kutuh, Nyoman Mesir mengusulkan perlunya ada dana khusus untuk pengembangan pariwisata dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, selama ini dana yang tersalur masih tersebar. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini, lanjut Mesir, dana khusus sangat diperlukan.

Dalam kesempatan tersebut Mesir juga mengungkapkan kondisi masyarakat Kutuh yang tadinya banyak warga miskin menjadi nol KK miskin. Hal itu berkat terobosan pembangunan pariwisata yang dilakukan secara mandiri. “Ini murni karena produk lokal masyarakat setempat,” tegasnya.

Baca juga :  Pesta Ultah Wisatawan Asing di Vila di Cemagi Dibubarkan

Setelah berkembang dan berjalan akhirnya mampu mensejahterakan warga Kutuh dan diakui oleh Pemkab maupun Pemprov Bali. Di mana mulai ada bantun untuk infrastruktur jalan maupun pintu gerbang oleh Pemkab Badung. Dengan konsekuensi 25 persen penghasilan yang didapat diserahkan ke PAD Badung. Termasuk diarahkan untuk mensubsidi 6 kabupaten lainnya.

“Karenanya saya mohon kepada Bapak Ketua Komisi V DPR agar ada dana khusus untuk pariwisata,” harapnya.

Baca juga :  Demi Kemanusiaan, Badung Terima Karantina PMI Daerah Lain

Mantan Ketua BPD Desa Kutuh, Wayan Duartha, menambahkan, pengembangan potensi yang ada di Desa Kutuh baru tergarap 30 persen. Karenanya ke depan dia merancang pembangunan kawasan wisata Desa Kutuh secara teintegrasi dengan pengembangan 4 zona yakni kawasan Wisata Taman Laut, Kawasan Pantai Pandawa, Gunung Payung serta kawasan Paragliding.  (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini