Warga Prasejahtera Desa Batuan Dilatih Menjahit

Picsart 11 27 07.20.42
LATIHAN MENJAHIT - Perbekel Batuan, Ari Anggara saat melihat pelatihan menjahit yang diikuti warga pra sejahtera yang terdampak Covid-19.

Gianyar, DENPOST.id

Pemerintah Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar memfasilitasi pelatihan keterampilan menjahit untuk warga prasejahtera Desa Batuan yang terdampak Covid-19. Pelatihan ini diikuti 36 orang.

Pasca pelatihan, Pemdes Batuan juga menjembatani kemudahan mengakses permodalan dan membentuk kelompok usaha bersama atau menjadi penjahit di garmen.

Perbekel Batuan, Ari Anggara, Jumat (27/11/2020) menjelaskan pelatihan menjahit ini dilakukan sebagai upaya memberikan keterampilan menjahit. Diutamakan warga prasejahtera yang belum memiliki keterampilan dan terdampak Covid-19. “Kita melaksanakan ini karena melihat fakta bahwa di Desa Batuan masih kekurangan beberapa sektor keterampilan yang mendukung ekonomi keluarga, seperti tukang jahit dan tukang cukur, serta jumlahnya masih sangat terbatas,” kata Ari Anggara.

Pelatihan ini, lanjut dia menggunakan anggaran perubahan APBDes 2020 setelah difokuskan untuk penanganan Covid-19. Para peserta dipilih dari setiap banjar warga yang prasejahtera. Masing-masing banjar diberikan kuota dua orang, sehingga total 36 peserta dari 17 banjar. Dalam pelatihan, Desa Batuan menyediakan 12 mesin jahit.

Baca juga :  Nakes Terpapar Covid-19, ruang Nifas RS Sanjiwani Ditutup 14 Hari

Dikatakan, karena kegiatan masih dalam Covid-19, sehingga diterapkan disiplin  protokol kesehatan. Pelatihan ini dibuka pada Rabu (18/11/2020) oleh Sekretaris Dekranasda Kabupaten Gianyar. Pelatihan jug bekerjasama dengan SMK Negeri 2 Sukawati dari penyediaan tenaga pengajar/guru menjahit dari jurusan tata busana. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini