Pengelola Villa di Buleleng Banting Harga

Picsart 11 29 07.23.37
SWAFOTO - Jembatan Cinta di The Kayu Putih Villa yang dimanfaatkan pengunjung untuk swafoto.

Singaraja, DENPOST.id

Pengelola villa di Buleleng terpaksa banting harga hingga 50 persen dari harga normal. Hal itu dilakukan untuk bisa menutup biaya operasional dan tetap mempekerjakan karyawan. Seperti diungkapkan Edy Sujana, salah seorang pebisnis property di Buleleng.

“Ya siapa sih yang tak terdampak Covid-19, semua lini terdampak. Utamanya bisnis pariwisata dan property. Salah satunya kita banting harga hingga 50 persen untuk kamar villa,” ucap Edy Sujana, Minggu (29/11/2020) di The Kayu Putih Villa miliknya.

Baca juga :  Selly Mantra : Pentingnya Bermain Tingkatkan Mental Anak Usia Dini

Biasanya, harga normal satu kamar villa yang dilengkapi dapur dan kolam pribadi dibandrol Rp650 ribu per malam. Namun di situasi pandemi Covid-19 ini, satu kamar villa dari delapan yang ada pengunjung cukup membayar Rp375 ribu. “Kita sasar tamu lokal yang ingin berwisata ke Buleleng. Karena lokasi kita sangat strategis pinggir di kawasan Lovina. Jalannya juga sudah di hotmik,” imbuhnya.

Naluri bisnisnya pun bergeliat dengan melengkapi villanya dengan resto dan karaoke keluarga, serta tempat swafoto berupa jembatan. Warung Sunset namanya yang berada di lantai atas, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan “Nyegara Gunung” dengan leluasa.

Baca juga :  Tiga Titik Baru Hapus 16 Tikungan Jalan Singaraja-Mengwi

Edy Sujana yang juga seorang akuntan ini berharap kondisi bisa segera stabil, sehingga perekonomian bergeliat lagi di Bali utara. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini