Gubernur Letakkan Batu Pertama di Proyek Pengendali Banjir

0
10
Gubernur Letakkan Batu Pertama di Proyek Pengendali Banjir
BATU PERTAMA - Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, saat meletakkan batu pertama di proyek pengendali banjir Tukad Unda.

Semarapura, DENPOST.id

Rencana Pemprov Bali membangun Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di kawasan eks galian C, Klungkung mulai dilakukan. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada proyek pengendalian banjir Tukad Unda yang dilakukan Gubernur Bali, I Wayan Koster bersama Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dan Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Maryadi Utama, Senin (30/11/2020).

Maryadi Utama mengatakan, Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Unda memberikan manfaat bagi pertanian di wilayah Karangasem dan Klungkung. Namun di sisi lain, DAS Tukad Unda juga memiliki potensi bahaya karena dialiri lahar Gunung Agung pada tahun 1963 dan lahar dingin pada tahun 2017.

Baca juga :  Ritual Nuur Tirta di Pura Pejenengan Puri Klungkung Dikawal Aparat

“Melihat permasalahan tersebut maka diperlukan sinergi antara BWS Bali Penida, Pemprov Bali dan Pemkab untuk mengendalikan banjir tersebut,” kata Maryadi.

Dikatakan Maryadi, pembangunan pengendali banjir ini dikerjakan untuk mendukung rencana pembangunan Pusat Kebudayaan Bali. Sumber dananya berasal dari APBN dan menggunakan sistem tahun jamak.

Sementara Bupati Suwirta dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bali yang telah berbuat banyak untuk Klungkung. Apalagi selama ini rencana normalisasi Tukad Unda belum pernah terealisasi.

Baca juga :  Terjaring Balapan Liar, Begini Hukumannya

Dia berharap masyarakat mendukung pembangunan yang ada di eks galian C. Diapun yakin mimpi menuntaskan permasalahan di eks galian C bakal terwujud. “Jadi mari dukung bersama pembangunan yang ada di kawasan eks galian C. Kalau tidak puas sampaikan dengan baik. Karena saya yakin tidak ada masalah yang tidak bisa dipecahkan atau dicarikan solusi,” katanya. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini