Proyek PKB Sedot Rp 2,5 T, Koster Keluarkan Ancaman Ini

Gubernur Dukung Pembatasan Aktivitas Sampradaya Non-Dresta Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster

Semarapura, DENPOST.id

Gubernur Bali, I Wayan Koster, tidak main-main dalam mewujudkan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di kawasan eks galian C, Klungkung. Dalam acara peletakan batu pertama proyek pengendalian banjir Tukad Unda, Senin (30/11/2020), Koster mengatakan, total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun megaproyek tersebut mencapai Rp 2,5 triliun. Dia manarget pengerjaan di kawasan inti PKB sudah rampung pada tahun 2023.

Tidak itu saja, Koster juga mewanti-wanti agar tidak ada calo yang bermain-main dalam melakukan pembebasan lahan. Kalau ada, Koster mengancam akan mengambil tindakan tegas. Dia akan meminta agar Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra yang juga hadir saat itu mengambil tindakan tegas terhadap calo yang mencari keuntungan dalam proses pembebasan lahan.

Baca juga :  Rayakan HUT ke-23, Harian ‘’DenPost’’ Terus Berbenah

“Pokoknya tidak boleh ada macam-macam, nakal dan calo. Apalagi masyarakat sudah lama jadi korban calo. Kalau ada yang macam-macam saya macamin juga. Saya punya banyak orang di bawah dan saya akan pelototin. Kalau ada yang macam-macam saya akan bertindak dengan Kapolda,” tegasnya.

Menurut Koster, ada sekitar 230 hektar lahan milik warga yang harus dibebaskan pada tahun 2021. Sisanya ada tanah negara, tanah Provinsi Bali dan lahan milik kabupaten. Bahkan ada juga lahan sitaan dari Kejari Klungkung atas kasus pencucian uang yang melibatkan mantan Bupati Klungkung, I Wayan Candra. “Jangan ada yang bermanuver dalam proses pembebasan lahan,” tegasnya lagi. (119)

Baca juga :  Ketua LPD Dawan Klod Ditahan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini