Pelanggar Prokes Banyak dari Luar Denpasar, Satpol PP Lakukan Ini

0
8
Pelanggar Prokes Banyak dari Luar Denpasar, Satpol PP Lakukan Ini
RAZIA – Satpol PP Kota Denpasar bersama petugas Dishub menjaring seorang pemotor yang tidak memakai masker saat razia protokol kesehatan (prokes) di Jl. Tangkuban Perahu-Jl. Gunung Sanghyang, Selasa (1/12/2020).

Padangsambian, DENPOST.id

Razia disiplin protokol kesehatan (prokes) yang digelar Satpol PP Kota Denpasar bersama Tim Yustisi belakangan lebih banyak menyasar perbatasan Kota Denpasar dengan kabupaten lain. Pasalnya, cukup banyak pemotor luar Denpasar yang ditemukan tak memakai masker.

”Pelanggar prokes yang terjaring dalam razia prokes kebanyakan anak muda dari luar yang masuk ke Kota Denpasar. Seperti dalam razia gabungan yang digelar di Jl.Tangkuban Perahu-Jl. Gunung Sanghyang, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat. Yang kena denda sebagian besar dari Kerobokan, Dalung dan Tabanan. Untuk itu kami gencarkan razia disiplin prokes di wilayah-wilayah perbatasan,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, di sela-sela razia prokes, Selasa (1/12/2020).

Baca juga :  Disurvei Golkar, Rai Iswara Enggan Sesumbar

Anom Sayoga berharap masyarakat disiplin menerapkan prokes di manapun, kapanpun dan ke manapun. ”Kita terus gelorakan penerapan disiplin prokes baik saat razia maupun sosialisasi keliling dengan mobil patroli agar masyarakat tidak terpapar virus corona. Masyarakat juga harus menumbuhkan kesadaran untuk disiplin prokes. Selalu ingat mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,’’ paparnya.

Dia mengingatkan, sanksi denda dan pembinaan bagi pelanggar prokes masih berlaku. “Ada dua jenis sanksi yakni bagi warga yang memakai masker kurang sempurna didagu dibina dan diberikan masker. Sedangkan bagi masyarakat yang sama sekali tidak memakai masker, selain diberikan masker juga dijatuhi sanksi denda sesuai Pergub No.46/2020. Karena itu, masyarakat harus tetap memperhatikan kesehatan dengan disiplin menerapkan prokes agar tetap produktif di masa pandemi,’’ saran Anom Sayoga. (111)

Baca juga :  PHDI Bali Tanggapi ‘’Segehan Wong-wongan'’ yang Viral di Medsos

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini