Lakalantas, Warga Lampung Tewas, Sopir Kabur Takut Dihakimi Warga

0
4
Picsart 12 01 06.52.58
WARGA LAMPUNG - Jenazah Aris Agung Eka Saputra (21), warga Lampung ketika dibawa ke RSUD Klungkung, Selasa (1/12/2020).

Semarapura, DENPOST.id

Kasus lakalantas dengan korban jiwa terjadi di Jalan by pas IB Mantra persisnya di Dusun Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa (1/12/2020). Kali ini, korbannya warga Lampung bernama Aris Agung Eka Saputra (21).

Pemuda ini ditemukan meninggal di TKP dengan kondisi cidera kepala berat, patah tangan dan kaki, luka robek pada lutut kiri, serta keluar darah dari hidung dan mulut.

Baca juga :  Sunbagia Tewas Usai Tenggak Racun Serangga

Warga maupun petugas sempat kebingungan mencari identitas korban. Karena korban tidak membawa identitas, sehingga jenasahnya dibawa ke RSUD Klungkung sebagai Mr. X. Warga juga menduga kalau korban merupakan korban tabrak lari. Karena di TKP tidak ditemukan ada kendaraan yang dilawan atau ditabrak.

“Setelah kami selidiki, kendaraan yang terlibat lakalantas adalah sebuah truk. Dan sopir truk telah kami mintai keterangan di polres,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Klungkung, Iptu I Gusti Made Mahendra.

Baca juga :  Suwirta Dorong UP2K Miliki Izin Edar

Menurut Gusti Mahendra, kasus lakalantas tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Kejadiannya berawal ketika sepeda motor Vario DK 6919 SS yang dikendarai korban (Aris) datang dari timur menuju ke barat. Tiba di TKP persisnya di depan warung makan khas Buleleng di Dusun Lepang, korban kemudian menabrak truk DK 8227 UV yang sedang parkir di selatan jalan.

Truk tersebut, diketahui dikemudikan Nyoman Armaya, warga Banjar Dinas Pagentengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng. Setelah menabrak pantat truk, korban meninggal di TKP dengan kondisi cidera kepala berat. Sedangkan sopir truk langsung kabur dan melapor ke polisi.

Baca juga :  Pasien Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah Satu Orang

“Kami belum mengetahui penyebab korban menabrak truk parkir tersebut. Apakah ngantuk atau bagaimana? Yang jelas, sopir truk langsung melapor ke polisi karena takut dihakimi warga,” terangnya. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini