Masyarakat Jembrana Diminta Waspada Isu SARA

Masyarakat Jembrana Diminta Waspada Isu SARA
prihatin Ketua DPRD Jembrana, Made Sri Sutharmi

Negara, DENPOST.id

Menjelang pencoblosan Pilkada 2020, media sosial dihiasi dengan berbagai status propaganda. Bahkan, ada yang viral karena sudah menjurus ke isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Kondisi ini membuat prihatin Ketua DPRD Jembrana, Made Sri Sutharmi. Perempuan yang juga Ketua Tim Pemenangan/Kampanye paket Bangsa (I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa), Rabu (2/12/2020), mengatakan, berita hoaks kini sudah menjadi kampanye hitam, apalagi sudah menyentuh isu SARA. Melihat hal itu, Sutharmi meminta masyarakat Jembrana waspada.

Baca juga :  New Normal, Kebun Raya Jagatnatha Dibuka untuk Umum

Sutharmi juga meminta tim hukum untuk melaporkan status akun Nyoman Nyineb Wangsa ke Bawaslu. Dalam statusnya di media sosial, akun Nyoman Nyineb Wangsa dinilai sudah membuat situasi tidak nyaman.

“Kami sebagai tim pemenangan tidak pernah menginstruksikan apalagi memerintahkan pembuatan status-status seperti itu di media sosial apalagi mengarah ke SARA. Dan, kami yakin akun itu bukan dari tim kami. Jika ada masyarakat yang mengatasnamakan pendukung dipastikan itu bukan dari kami,” jelasnya.

Baca juga :  Kejar Target, Vaksinasi Sasar Banjar

Sutharmi mengatakan, pihaknya juga memiliki relawan militan dari umat Muslim, sehingga tidak mungkin membuat status seperti itu. “Pihak kami melaporkan hal ini ke Bawaslu juga karena desakan dari relawan Muslim. Akhirnya kami ketua tim memerintahkan tim hukum untuk menindaklanjuti dan mereka yang mengkaji dengan  mengajak mereka yang merasa dirugikan,” jelasnya.  (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini