Gerakan Pramuka Buleleng Wajib Edukasi Generasi Muda

0
14
Picsart 12 02 08.09.23
KWARCAB BULELENG - Bupati Agus Suradnyana, saat melantik Kakwarcab Buleleng, Gede Suyasa, di Lobi Kantor Bupati Buleleng, Rabu (2/12/2020).

Singaraja, DENPOST.id

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Buleleng meminta kepada pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka yang baru saja dilantik untuk terus mengedukasi generasi muda.

Hal itu, disampaikan saat pelantikan Mabicab, pengurus dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng masa bakti 2020-2025 di Lobi Athiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Rabu (2/12/2020).

Pelantikan Kamabicab beserta anggota dilakukan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Bali, yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Bali, I Made Rentin. Selaku Kamabicab, Agus Suradnyana selanjutnya melantik pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng.

Baca juga :  Khawatir Corona, Warga Desa Pedawa Waswas Terima Kunjungan Tamu Jepang

Agus Suradnyana menjelaskan pendidikan kepramukaan adalah pendidikan moral dan pendidikan karakter untuk mengurangi merosotnya etika moral generasi muda. Pada saat ini, permasalahan kenakalan remaja sangat beragam. Seperti tawuran pelajar, balapan liar, narkoba, seks bebas, HIV-AIDS dan masalah lainnya.

Sementara Made Rentin mengatakan Gerakan Pramuka memiliki peranan penting untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda. Berdasarkan arahan dari Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Budi Waseso, pramuka di semua tingkatan wajib menjadi agen dan duta perubahan perilaku. “Saya selaku Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali sudah mengeluarkan penugasan untuk semua insan pramuka di Provinsi Bali, untuk ikut serta membantu pemerintah daerah menjadi duta perubahan perilaku untuk mengubah sikap masyarakat agar tetap taat terhadap protokol kesehatan,” kata Made Rentin.

Baca juga :  Dukung Pendidikan Karakter, Ketua PKK Gianyar Bantu APE

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng masa bakti 2020-2025 yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa mengungkapkan jajarannya beserta seluruh insan pramuka siap menjadi agen perubahan perilaku. Artinya, setelah masa pandemi harus ada perubahan perilaku di masyarakat. Dari sebelumnya tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan tidak mencuci tangan menjadi sebaliknya, sehingga nantinya menjadi pola pembudayaan. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini