Pohon Kepuh Roboh Timpa Penyengker Pura Dalem Tulikup

Picsart 12 02 08.11.02
KEPUH TUMBANG - Bupati Gianyar, Made Mahayastra, saat meninjau pohon kepuh yang tumbang dan menutup akses Jalan Gianyar -Klungkung, Rabu (2/12/2020).

Gianyar, DENPOST.id

Musim hujan yang terjadi belakangan ini menimbulkan bencana pohon tumbang. Pohon Kepuh berumur ratusan tahun tumbang dan menimpa tembok penyengker Pura Dalem Tulikup, Desa Tulikup, Gianyar, Rabu (2/12/2020).

Pohon Kepuh yang ada disebelah selatan jalan ini tumbang ke arah utara, sehingga menutup total jalan raya. Kontan saja ruas jalan raya Gianyar – Klungkung dan sebaliknya tidak bisa dilewati. Guna memperlancar arus lalulintas, petugas mengalihkan ke jalan alternatif.

Baca juga :  Perusak Baliho Kapolda Bali Akhirnya Teridentifikasi

Atas kejadian ini, petugas BPBD Gianyar dibantu sejumlah warga Desa Adat Tulikup bahu membahu memotong dan menggotong potongan kayu dan ranting di areal jaba tengah Pura Dalem Tulikup.
Selain itu, guna mengatasi kemacetan akibat jalan tertutup pohon tumbang ini, kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar pun diturunkan untuk melakukan pengaturan menuju jalan alternatif.

Atas musibah pohon tumbang ini membuat Bupati Gianyar, Made Mahayastra turun langsung kelokasi.

Baca juga :  Gianyar Tuntaskan 79,84% Vaksinasi Tahap Pertama

Jro Mangku Pura Prajapati, I Nyoman Sutiadnyana mengaku dirinya tidak mengetahui secara persis kejadian pohon Kepuh tumbang ini. Sebab saat pohon tersebut tumbang, dia tidak berada di pura. Namun, pohon berumur ratusan tahun tumbang diduga karena tanah di bawah, khususnya di sebelah selatan labil.

Sementara Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengatakan begitu mendapat informasi ada pohon tumbang dan sebelum ke kantor, dia langsung meninjau tumbangnya pohon tersebut. Bupati Mahayastra memastikan petugas BPBD Gianyar bersama petugas yang menangani pepohonan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Gianyar secepatnya bekerja mengevakuasi pohon. Sebab, pohon tumbang ini menyebabkan akses jalan raya tertutup dan mengakibatkan terjadinya kerumunan pengendara.

Baca juga :  Puspa Aman Diharapkan Jaga Ketahanan Pangan

“Pohon sudah dievakuasi, lalu lintas sudah normal. Astungkara tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material berupa tembok penyengker, sejumlah candi dan patung,” ujar Plt. Kepala BPBD Gianyar, Ngakan Dharma Jati. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini