Pandemi, Seniman di Buleleng Gelar Pentas Virtual

0
8
Pandemi, Seniman di Buleleng Gelar Pentas Virtual
TARI – Pementasan tari menjadi salah satu bagian dalam pentas seni secara virtual yang digelar Pemkab Buleleng melalui Dinas Kebudayaan Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Sejak covid-19 melanda, pentas kesenian seakan mati suri. Selama 9 bulan, para seniman bagaikan kehilangan panggung untuk mengekspresikan kreativitasnya. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng berupaya memberikan tempat kepada para seniman Buleleng untuk tampil. Melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, seniman diberikan kesempatan menunjukkan kemampuannya dalam berkesenian melalui pentas seni yang diselenggarakan secara virtual.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru dengan mengadopsi kemajuan teknologi sebagai metode untuk tetap menumbuhkembangkan kreativitas masyarakat. Pentas seni secara virtual ini bisa dinikmati oleh masyarakat dari tanggal 2 sampai dengan 9 Desember 2020 setiap pukul 18.00 wita melalui live streaming di facebook dan channel youtube Dinas kebudayaan Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran dan bedah Buku yang berjudul “Menjaga Kisah Seratus Motif Tenun dan Ukiran Buleleng”.

Baca juga :  6 Warga Terkonfirmasi Covid-19, 4 Rumah di Banjar Jawa Disemprot

Dalam kegiatan ini, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, menyerahkan piagam penghargaan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tingkat Dunia berupa karya budaya wayang wong tejakula. Selain itu juga diserahkan 7 WBTB Nasional berupa karya budaya yakni, Tradisi nyakan diwang Kecamatan Banjar, Tari Trunajaya (alm. Gede Manik), Songket Beratan di Kelurahan Beratan, Pangelantaka (I Gede Marayana), Seni Lukis Kaca (alm. Jro Dalang Diah), Ngusaba Bukaka Desa Giri Emas, dan Tradisi Megoak-goakan Desa Panji.

Baca juga :  Ngaku Kerja di Kapal Pesiar, Pemuda Menghilang

Pentas Seni yang dipusatkan di Wantilan Puri Sasana Budaya ini dibuka Agus Suradnyana, Rabu (2/12/2020) malam. Dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Ketua Panitia Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menjelaskan, pentas seni virtual Kabupaten Buleleng tahun 2020 ini mengangkat tema “Adigang, Adigung, Adiguna”. Ini bermakna sebagai spirit penyatuan kekuatan para seniman, pemerintah dan masyarakat guna bersama-sama menjaga kelestarian seni dan budaya di tengah terpaan pandemi covid-19. Kegiatan ini, diikuti 14 komunitas/sanggar seni dan satu partisipan.

Baca juga :  Melaut, Nelayan Belum Ditemukan

Bupati Agus Suradnyana menjelaskan, interaksi para seniman ada pada festival yang selama ini digelar di Buleleng. “Ketika pandemi melanda, para seniman tidak bergairah lagi karena kita tidak bisa menyelenggarakan festival, sehingga para seniman tidak memiliki ruang untuk melakukan pementasan,” katanya. Dia berharap, seniman tetap menjaga semangat dan terus berkreativitas. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini