Covid-19 Masih Mengancam, Masyarakat Diminta Tak Sepelekan Prokes

Covid-19 Masih Mengancam, Masyarakat Diminta Tak Sepelekan Prokes
DIDENDA – Tim Yustisi Kota Denpasar mendenda sejumlah pelanggar yang terjaring dalam razia protokol kesehatan (prokes) di Jl. Tukad Pakerisan-Jl. Tukad Sangsang, Jumat (4/12/2020).

Penjer, DENPOST.id

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Razia prokes, sosialisasi dan edukasi ke rumah-rumah, gencar dilaksanakan. Namun, masih saja ditemukan masyarakat yang tidak taat pada prokes. Seperti dalam sidak Tim Yustisi Kota Denpasar, Jumat (4/12/2020). Petugas mendenda 26 pemotor yang terjaring razia prokes di Jl. Raya Pemogan dan perempatan Jl. Tukad Pakerisan-Jl. Tukad Sangsang.

Baca juga :  Uji Usap Dipatok Rp 900, Uji Cepat Antigen Masih Digodok

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, mengungkapkan, mereka yang terjaring razia rata-rata mengaku mulai bosan menggunakan masker. “Mungkin banyak yang merasa tidak nyaman, tetapi menggunakan masker adalah untuk membentengi diri dari virus. Masyarakat kami minta jangan menyepelekan prokes karena virus corona masih ada di sekelliling kita,” imbaunya.

Anom Sayoga menegaskan, sementara vaksin untuk mencegah virus corona belum ada, maka hanya dengan disiplin menerapkan prokes 3 M bisa menghindarkan warga dari virus. “Memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak serta dengan pola hidup sehat dan bersih, hanya ini yang paling ampuh menangkal virus corona. Mari kita bersama-sama menerapkan prokes dengan disiplin sehingga tetap produktif,” ajaknya.

Anom Sayoga menjelaskan, razia prokes di Jl. Raya Pemogan mendenda 12 pemotor tanpa masker dan 12 orang diberi peringatan karena salah memakai masker. Sementara di Jl. Tukad Pakerisan, petugas menjatuhkan denda kepada 14 orang dan 10 orang dibina.  (111)

Baca juga :  Kota Denpasar Masuk Zona Oranye

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini