Efisiensi Anggaran, Dinas Perkim Denpasar Tanam Bibit Swakelola

Picsart 12 04 07.07.50
BIBIT SWAKELOLA - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, saat meninjau pembibitan swakelola yang dilakukan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar, di seputaran taman Jalan Mohamad Yamin Renon, Jumat (4/12/2020).

Renon, DENPOST.id

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar melaksanakan pembibitan swakelola guna tetap menciptakan pertamanan yang indah dan asri di Kota Denpasar. Penanaman bibit tanaman yang dilaksanakan di seputaran taman Jalan Mohamad Yamin Renon ditinjau Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Jumat (4/12/2020).

Walikota Rai Djarmawijaya Mantra sangat mengapresiasi pelaksanaan penanaman bibit yang merupakan swakelola yang dilaksanakan Dinas Perkim Kota Denpasar. Meskipun pada masa pandemi, di mana adanya refocusing anggaran tidak menyurutkan Dinas Perkim untuk tetap menjaga keasriaan dan keindahan Kota Denpasar. “Hal ini tentu harus menjadi contoh dan teladan bagi dinas lain untuk berinovasi dalam menyiasati minimnya anggaran untuk keindahan Kota Denpasar,” kata Rai Dharmawijaya Mantra.

Baca juga :  2.759 Karyawan di Denpasar Dirumahkan

Sementara Kabid Pertamanan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, IA Widhiyanasari menyatakan kegiatan ini merupakan aksi perubahan Semesta (strategi pengembangan estetika kota). Di mana, pihaknya melaksanakan manajemen kinerja dengan pemanfaatan sumber daya yang ada, seperti SDM dan sumber daya material dan armada. Pemanfaatan ini diawali dengan melaksanakan pembibitan tanaman secara swakelola dan ditanam kembali ke tempat yang belum asri, sehingga efisiensi anggaran dapat dilaksanakan. “Kami memanfaatkan sumber daya yang ada, dalam hal ini pemeliharaan sekaligus pembibitan yang ditanam kembali. Meskipun dalam keadaan pandemi dan keterbatasan anggaran kita masih bisa berkontribusi tetap menjaga keasrian, serta estetika kota tetap asri dan indah,” ujarnya.

Lebih lanjut Widhiyanasari mengatakan jika dihitung dalam setahun pihaknya mengaku bisa melaksanakan pembibitan sebanyak 35.000 tanaman dan jika di totalkan bisa mengefesiensi anggaran Rp800 juta. (112)

Baca juga :  Denpasar Tambah 5 Kasus Positif, Salah Satunya Balita

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini