Gianyar, Adnyanawati dan Kutha Dilarang Gunakan Unsur PDIP

0
4
Picsart 12 04 08.08.35
BERHENTIKAN KADER - DPD PDIP Provinsi Bali, Jumat (4/12/2020) mengumumkan pemberhentian I Made Gianyar beserta istrinya, Sang Ayu Putri Adnyanawati dan Ngakan Made Kutha Parwata yang bukan lagi kader PDIP.

Sumerta Klod, DENPOST.id

Setelah melalui tahap pengusulan dan klarifikasi daring, DPP PDIP tegas memberhentikan I Made Gianyar beserta istrinya, Sang Ayu Putri Adnyanawati dan Ngakan Made Kutha Parwata. Per tanggal 2 Desember 2020, mereka bukan lagi kader PDIP.

Keputusan itu, diumumkan DPD PDIP Provinsi Bali pada, Jumat (4/12/2020).

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Provinsi Bali, I Wayan Sutena dalam jumpa pers tersebut mengatakan pemecatan itu dilandasi pembuktian bahwa ketiga politisi itu membelot dari keputusan partai di Pilkada Bangli. DPP PDIP secara tegas merekomendasi Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar. “Kepada mereka yang tidak mengindahkan instruksi dan melakukan aktivitas di luar dari kebijakan ini, akan diberikan sanksi organisasi,” ujarnya.

Baca juga :  Terpapar dari Upacara Ngaben, Timbul Demam, 1 Pasien Covid Meninggal di Denpasar

Dia menjelaskan, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun telah memberikan kespastian klarifikasi, namun ketiganya tidak hadir. Maka DPP Partai menganggap berkas usulan pemecatan dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangli dan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali sudah lengkap dengan disertai bukti-bukti yang kuat, serta dengan tambahan penjelasan dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangli dan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

Baca juga :  "Bhatara Turun Kabeh" Tak Libatkan Kabupaten/Kota

Atas keputusan itu, PDIP melarang ketiganya melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apapun yang mengatasnamakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. DPP PDI Perjuangan akan mempertanggungjawabkan surat keputusan tersebut, pada Kongres Partai. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini