Masuk Masa Tenang, Bawaslu Kerahkan Pengawas ke Seluruh TPS

0
5
Picsart 12 04 08.09.17
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna.

Bangli, DENPOST.id

Memasuki masa tenang (masa larangan kampanye atau pra-pemilu/pilkada), 6 sampai 8 Desember 2020, Bawaslu Kabupaten Bangli melakukan siaga satu dalam hal pengawasan menjelang pemungutan dan perhitungan suara. Seluruh tim jajaran pengawas mulai dikerahkan ke seluruh TPS yang ada di Bangli.

Hal itu, dilakukan untuk memaksimalkan pengawasan dan juga mencegah segala bentuk dugaan pelanggaran yang bisa terjadi pada saat masa tenang hingga pemungutan dan penghitungan suara, 9 Desember 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna mengatakan masa tenang merupakan saat-saat yang sangat krusial, sebab segala bentuk pelaksanaan kampanye bahkan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) tidak diperbolehkan. “Jika dilihat dari pemilu sebelumnya, masa tenang sangat dikhawatirkan akan timbul pelanggaran. Untuk mengantisipasi hal itu, seluruh jajaran sampai pengawas TPS harus dikerahkan, sehingga semua titik di wilayah Kabupaten Bangli dapat diawasi secara maksimal,” jelas Purna, Jumat (4/12/2020).

Baca juga :  Bawaslu Temukan 24 WNA Masuk DPS di Bangli

Ditegaskan Purna, pada saat pemungutan dan penghitungan suara, jajaran Bawaslu terutama pengawas TPS bertanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh prosesnya berjalan jujur, adil dan transparan. Pengawas akan mencegah potensi pelanggaran yang rentan terjadi.
“Yang menjadi fokus utama dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara, yaitu kesesuaian penggunaan surat suara dengan jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih pada setiap TPS, serta memastikan tidak ada yang mewakilkan untuk memilih,” ujar Purna.

Baca juga :  Tunda Kenaikan Tarif Retribusi, Ini yang Dilakukan Pelaku Pariwisata Bangli

Sementara Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli I Nengah Muliarta menambahkan jelang pemungutan suara, pengawasan juga akan difokuskan terhadap pendistribusian logistik yang dilakukan KPU. Seluruh jajaran Bawaslu hingga Pengawas TPS akan dikerahkan untuk memastikan seluruh perlengkapan logistik tepat jumlah dan didistribusikan tepat waktu.

Pengawas TPS juga harus memastikan formulir model C pemberitahuan telah disebarkan/diberikan kepada seluruh warga Kabupaten Bangli yang telah terdaftar dalam DPT paling lambat sehari sebelum pemungutan suara, sehingga semua warga yang terdaftar dalam DPT dapat menggunakan hak pilihnya pada, 9 Desember 2020. (128)

Baca juga :  Atlet Bangli "Ngambul", Diduga Ini Pemicunya

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini