Bawaslu Jembrana Terima Laporan Dugaan Politik Uang

Diduga Ada Politik Uang, Bawaslu Bentuk Tim Investigasi
Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana, Pande Made Ady Mulyawan

Negara, DENPOST.id

Bawaslu Jembrana, Jumat (4/12/2020) menerima laporan terkait dugaan politik uang.
Dugaan politik uang dilaporkan oleh seorang warga dari Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, R (38).
Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, mengatakan,
pelapor datang ke Bawaslu Jembrana didampingi kuasa hukum, Putu Arta, asal Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya.

Dalam laporannya, R melaporkan MR yang juga berasal dari Desa Tuwed.
“Pelapor melaporkan dugaan bagi-bagi uang oleh MR,” kata Pande.
Kepada Bawaslu pelapor mengatakan uang yang dibagikan dengan total besaran hingga mencapai Rp 15 juta. Uang tersebut dibagi-bagikan pada tanggal 3 Desember saat kegiatan kampanye salah satu pasangan calon (paslon).
“Pelapor juga menyertakan foto dan video terlapor, selain dua orang saksi berinisial M dan N yang juga warga Tuwed,” terangnya.

Baca juga :  Ratusan Penyandang Disabilitas di Jembrana Divaksin

Terhadap laporan itu, Pande mengaku memiliki waktu hingga dua hari ke depan untuk melakukan kajian awal.
“Jika diduga terkait pidana pilkada akan dibahas dalam forum Gakumdu yang melibatkan tiga instansi yakni Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu Jembrana,” katanya. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini