Niat Ambil Tuak di Pohon Enau, Nyelem Tewas Terjatuh

Picsart 12 06 01.54.46
OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP di tempat korban Nyelem tergeletak tak sadarkan diri.

Bangli, DENPOST.id

Nasib naas menimpa I Nyoman Nyelem (80), warga Banjar Penglumbaran Kawan, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Bangli. Nyelem meregang nyawa, setelah jatuh dari pohon enau di tegalan miliknya, Sabtu (5/12/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun, pertama kali korban ditemukan Ni Nyoman Suri (65) warga setempat, sekitar pukul 07 00 Wita. Saat itu, saksi hendak membuang abu dapur ke tegalan miliknya. Kemudian Suri melihat korban sudah tergeletak di bawah pohon enau, dengan mengeluarkan darah dari telinga kanan dan di kedua lubang hidung.

Baca juga :  Satu PPS di Bangli Dilaporkan Terpapar Corona

Seketika saksi menjerit sambil memanggil menantu, Nyoman Sudiarta (42) beserta dua cucunya, I Wayan Sentana Putra (22) dan I Nengah Merta Yasa (17). Mendengar jeritan itu, keluarga langsung berhamburan ke TKP untuk melihat apa yang terjadi. Dilihat korban tergeletak dengan posisi miring dengan kepala menghadap ke barat.

Para saksi kemudian mengevakuasi korban dengan tujuan untuk membawa ke RS. Namun, dalam perjalanan dari tegalan menuju rumahnya, korban menghembuskan nafas terakhir. Korban pun langsung disemayamkan di rumah duka sebelum dibawa ke setra (kuburan) setempat.

Baca juga :  Terkonfirmasi Positif, Satu Lagi Warga Bangli Meninggal

Kapolsek Susut, AKP I Made Gede Widia Adnyana saat dikonfirmasi, Minggu (6/12/2020) mengaku sudah menerima laporan atas kejadian tersebut. “Ya benar, anggota sudah ke TKP dan melakukan identikasi dan pemeriksaan saksi. Kami sudah memanggil petugas kesehatan untuk memeriksa jenazah korban,” katanya.

Dari pemeriksaan visum petugas medis (bidan desa), Ni Nengah Sutriyani, pada tubuh Nyelem ditemukan luka di pelipis, retak tulang pipi dan keluarkan darah dari mulut dan telinganya. “Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai sebuah musibah, jadi sudah direlakan dan tak diotopsi,” tegas Kaposlek didampingi Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi.

Baca juga :  Kuta Dulu Ramai, Sekarang Sepi

Sementara dari dugaan, korban terjatuh dari pohon enau saat hendak mencari tuak dan karena kurang hati-hati, serta tanpa menggunakan alat bantu pengaman. Hal ini juga diperkuat dari keterangan pihak keluarga, jika kesehariannya korban memang berprofesi pencari tuak (penyadap nira). (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini