Miliki Firasat, Supariani Temukan Ayahnya Tewas Mengapung di Sungai

0
6
Picsart 12 06 03.13.36
JENAZAH DISEMAYAMKAN - Jenasah Sudiatmika yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Petapan Persidi Tegalcangkring disemayamkan di rumah duka dan diperiksa petugas dengan menggunakan APD.

Negara, DENPOST.id

Seorang warga Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Wayan Sudiatmika (52) asal Lingkungan Petapan Persidi, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo, Minggu (6/12/2020) pagi ditemukan tewas mengapung di sungai setempat.

Babinsa Tegalcangkring, Serda Suwardi yang sempat datang langsung ke TKP mengatakan kalau anak korban Ni Kadek Supariani yang menemukan ayahnya sudah mengapung di sungai. Supariani mengatakan dia bersama ibunya Ni Nyoman Artini pergi untuk mencari korban, mengingat korban belum pulang dari kemarin.

Baca juga :  Bangkai Lumba-lumba Ditemukan Terdampar di Pantai Rambut Siwi

Karena kebiasan korban berendam ke sungai, Supariani mempunyai firasat untuk mencari ayahnya di sungai sebelah utara rumah dengan menggunakan sepeda motor. Setelah sampai di sungai, Suparini sudah melihat ayahnya dalam keadaan mengapung di tengah sungai dengan posisi tertelungkup menggunakan baju kaos warna orange dan celana pendek warna hitam. Kemudian ia meminta tolong kepada sepupu dan keponakan untuk membantu mengambil ayahnya dari tengah sungai untuk dibawa ke rumah menggunakan mobil.

Baca juga :  Karantina Banjar, Salah Seorang Warga Banjar Munduk "Menghilang"

Keterangan Supariani dari empat tahun yang lalu korban mempunyai riwayat sakit gangguan saraf dan sering berhalusinasi, serta ayahnya sebelumnya sudah pernah dua kali sempat mau melakukan bunuh diri dengan cara meminum racun hama untuk tanaman semangka. Bahakan almarhum juga pernah memukul mukul kepala sendiri dengan menggunakan batu asah.

Dari hasil olah TKP dan visum luar dari team Inafis Polres Jembrana bersama dokter dari Puskesmas 1 Mendoyo, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jenazah.

Baca juga :  Pasca-Nyepi, Penumpang Mulai Masuk Bali Lewat Gilimanuk

Sementara Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita seizin Kapolres Jembrana mengatakan dari pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima dengan iklas meninggalnya korban.
Namun, pihaknya tetap melakukan penyelidikan. Kini korban masih disemayamkan di rumah duka. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini