Pangdam Ingatkan Prokes, KPU Pastikan KPPS Non Reaktif

Pangdam Ingatkan Prokes, KPU Pastikan KPPS Non Reaktif

Sumerta Klod, DenPost

Pangdam IX/ Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak berkomitmen menjaga keamanan pelaksanaan Pilkada enam kabupaten dan kota di Bali di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya memastikan penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas dalam setiap tahapan Pilkada, hingga hari penyoblosan 9 Desember nanti.

Pesan itu disampaikannya saat bertemu Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Selasa (7/12). “Kalau soal pembangunan, kami sudah sejak awal. Hari ini hanya ingin meyakinkan bahwa pelaksanaan Pilkada sesuai dengan penerapan protokol kesehatan,” ujarnya setelah berbincang dengan penyelenggara Pilkada.

Baca juga :  SE 04/2021 Ditujukan Kepada Pimpinan, Tak Wajib Namun Imbauan

Kata dia, penegasan agar Pilkada menerapkan prokes dengan baik, mengingat terjadi pelonjakan kasus positif belakangan ini. Pangdam mengatakan, pelaksanaan Pilkada telah dilakukan simulasi secara serentak. Dalam simulasi itu telah diatur mulai dari jumlah kedatangan dan jadwal kedatangan pemilih ke TPS.

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Gede Agung Lidartawan menerangkan, penyelenggara telah turun ke lapangan untuk tahapan pendistribusian logistik, meliputi surat suara hingga alat pelindung diri. Terkait pendistribusian kotak suara dan bilik penyoblosan akan rampung sehari sebelum penyoblosan.

Baca juga :  Distan Vaksin 1.121 Anjing di Tegal Harum

“Lokasinya memang tidak memungkinkan untuk awal dikirim. Karena biaya pengamanan harus diperhitungkan dan tingkat keamanannya. Kemarin saya sudah cek ke lapangan, mereka (KPU kabupaten dan kota) sudah melakukan pendistribusian,” ujar Lidartawan didampingi Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani.

Terkait standar Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS) yang harus dirapid tes juga telah dilakukan. Termasuk sejumlah KPPS yang semula menolak untuk dirapid. Maka, Lidartawan memastikan para KPPS terbukti non reaktif ketika diuji rapid. “Kami mohon doanya agar Pilkada berjalan lancar,” tutupnya. (106)

Baca juga :  Dispar Bali Tetap Matangkan "Travel Bubble"

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini