Tinjau Tanah Longsor di Bukit Abah, Wabup Kasta Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada

Tinjau Tanah Longsor di Bukit Abah, Wabup Kasta Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada
Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta meninjau tanah longsor yang menutup akses jalan di Bukit Abah, Desa Besan, Dawan, Senin (7/12).

Semarapura, DenPost

Peristiwa tanah longsor terjadi di Bukit Abah persisnya di tempek Munduk Pegat, Desa Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Senin (7/12/2020). Akibat peristiwa tersebut, akses jalan menuju bukit Abah dan objek wisata Monkey Bar At Bella Vista tertutup material longsor yang terdiri dari tanah dan batu berukuran sangat besar.

Peristiwa tanah longsor ini mendapat perhatian Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta. Setelah mendapat informasi dari warga, wabup, Kasta langsung meninjau lokasi tanah longsor.

Baca juga :  Akibat Covid-19, Puluhan Anak Jadi Yatim dan Piatu di Klungkung

“Jalan tersebut memang sangat rawan terjadi tanah longsor apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan. Maka dari itu masyarakat setempat harus tetap waspada untuk menjaga keselamatan diri,” ujar Wabup Kasta didampingi Perbekel Besan, I Ketut Yasa

Menurut Wabup Kasta, saat ini petugas dari Dinas PU dan BPBD Klungkung sudah turun bersama-sama untuk membersihkan tumpukan material yang menutupi jalan. Pembersihan dilakukan dengan menggunakan alat berat.

Baca juga :  Adi Arnawa Apresiasi Penerapan Pola Hidup Baru di Pasar Blahkiuh

“Saat ini sedang dilakukan pembersihan material, semoga hari ini bisa selesai agar akses jalan bisa kembali buka normal,” harapnya.

Sementara Perbekel Besan, I Ketut mengatakan kalau kejadian tanah longsor tersebut terjadi pada hari Senin, (7/12) sekitar pukul 01.00 Wita. Sebelum kejadian, diakui pada hari Minggu (6/12) sempat terjadi hujan. Namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kejadian tanah longsor tersebut hanya menutupi akses jalan menuju Bukit Abah.

Baca juga :  Ke Klungkung, Duktang dari Zona Merah Wajib Rapid Test

“Awalnya warga yang rumahnya dekat lokasi sempat mendengar suara gemuruh. Setelah dicek paginya, akses jalan ditutup material tanah longsor,” ungkap Yasa. (c/119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini