Eksekusi Damai Desa Pakudui Berlangsung Aman

0
7
Picsart 12 07 07.32.22
EKSEKUSI DAMAI - Proses eksekusi damai di Desa Pakudui, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Senin (7/12/2020).

Gianyar, DENPOST.id

Eksekusi lahan desa adat di Desa Pakudui, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar yang dilakukan Pengadilan Negeri Gianyar berlangsung damai dan aman, Senin (7/12/2020). Bahkan dalam proses eksekusi damai ini, pembacaannya dilakukan di podium dan dihadapan para undangan yang hadir, sehingga sengketa lahan selama belasan tahun itu dapat diselesaikan dengan damai dan aman di kepemimpinan Bupati Gianyar, Made Mahayastra.

Sidang Pakudui yang berlangsung secara damai ini supaya menjadi contoh oleh masyarakat yang bersengketa di wilayah lain. Sebab, semua permasalahan bisa dibicarakan dengan baik untuk mencari solusinya. “Sekarang ini satu persatuan kita, Pakudui yang sengketa puluhan tahun mungkin 13-an tahun tepatnya. Namun, eksekusi lahan desa adat yang disengketakan berlangsung secara damai. Ini tidak ada yang terbayangi oleh siapapun,” kata Bupati Gianyar, Made Mahayaatra.

Baca juga :  Taat Prokes, Desa Adat Temen Zero Covid-19

Bupati Mahayastra menambahkan selama ini belum ada eksekusi di Gianyar dengan pembacaaan di podium dan disaksikan dan disambut dengan senyum. “Mana ada eksekusi pembacaan di podium seperti tadi dan disaksikan undangan. Di mana eksekusi yang biasanya bawa batu, bawa tombak dan segala macam. Tapi yang kita saksikan sekarang warganya sekarang tersenyum, bahkan ada gladi bersih,” katanya.

Dikatakan Mahayastra, dengan eksekusi damai yang dilakukan Desa Pakudui ini agar masa depan anak cucu setempat menjadi cerah, sehingga tidak berada terus menerus di permasalahan tersebut. “Kita tunjukkan bahwa inilah Gianyar, sebuah masalah bisa damai ketika pemimpinnya tidak ada berpihak kepada siapapun. Dengan sadar, ini demi masa depan akan dinikmati oleh anak cucu,” ujarnya. (116)

Baca juga :  Ketua DPR RI dan Menteri PPA Kunjungi Perajin Kain Tenun Cagcag Gianyar

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini