Meski Ada Vaksin, Presiden Ingatkan Masyarakat Tetap Disiplin Laksanakan Prokes

0
11
Meski Ada Vaksin, Presiden Ingatkan Masyarakat Tetap Disiplin Laksanakan Prokes
PAKAI MASKER – Meski vaksin Covid-19 sudah datang, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Jakarta, DENPOST.id

Pemerintah Indonesia memang telah menerima 1,2 juta dosis vaksin Covid-19. Namun, bukan berarti masyarakat boleh abai dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal itu ditegaskan Presiden Joko Widodo, Minggu (6/12/2020), sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. “Meski vaksin sudah ada, kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Tetap disiplin dalam 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkahi kita untuk bisa melewati ujian wabah ini,” tegasnya sebelum menutup pemaparan mengenai kedatangan vaksin Covid-19.

Sebelumnya Presiden menyampaikan, 1,2 juta dosis vaksin yang diterima Pemerintah Indonesia merupakan buatan Sinovac yang diuji secara klinis di Kota Bandung sejak Agustus lalu. Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan penanganan pandemi di Indonesia.

Baca juga :  Alat Terbatas, Dua KPU Kabupaten Belum Tuntaskan Tes Cepat

Pemerintah juga tengah mengupayakan agar pada awal Januari 2021 mendatang, sebanyak 1,8 juta dosis vaksin lainnya bisa didatangkan. Selain vaksin dalam bentuk jadi, dalam bulan ini pemerintah juga akan mendatangkan 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku. Sementara Januari mendatang, sebanyak 30 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku curah yang akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin.

Baca juga :  Satpam Ditusuk di Kafe Jelita, Pengunjung Ditebas Celurit 

“Kita amat bersyukur alhamdulillah vaksin sudah tersedia. Artinya, kita bisa mencegah meluasnya wabah Covid-19. Tapi, untuk memulai vaksinasi masih memerlukan tahapan-tahapan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” kata Presiden.

Dia menegaskan, seluruh prosedur ilmiah dalam rangka persiapan vaksinasi harus dilalui dengan baik untuk menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat serta meningkatkan efektivitas vaksin Covid-19 tersebut. Nantinya, pertimbangan ilmiah serta hasil akhir uji klinislah yang akan menentukan kapan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan.

Baca juga :  Renovasi Pasar Suci, PD Pasar Undang Eks Pedagang dan Masyarakat

Selain itu, Presiden mengingatkan jajaran terkait mengenai persiapan distribusi vaksin-vaksin tersebut ke daerah. “Hal-hal pendukung seperti peralatan, sumber daya manusia, hingga tata kelola vaksinasi sangat penting untuk segera disiapkan,” imbuhnya. (111)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini