Apel Pergeseran Pasukan Polres Bangli Amankan Pilkada 2020

0
7
Picsart 12 08 05.26.20
APEL PASUKAN - Apel pergeseran pasukan Polres Bangli untuk pengamanan Pilkada Bangli.

Bangli, DENPOST.id

Polres Bangli menggelar apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020, di Kabupaten Bangli. Apel dipimpin Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan digelar, Selasa (8/12/2020) di Lapangan Kapten Mudita Bangli.

Apel kali ini bertujuan untuk pengecekan kesiapan dalam rangka pengamanan Pilkada di Kabupaten Bangli. Pengamanan Pilkada kali ini, berbeda dengan pengamanan Pemilu sebelumnya karena saat ini pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi Covid-19. “Seluruh personel pengamanan, baik personel penyekatan maupun pengamanan TPS harus dalam keadaan sehat,” kata Kapolres.

Dalam pengamanan pilkada ini, sedikitnya 765 personel dikerahkan. Terdiri dari personel pengamanan TPS Polres Bangli 394 orang, personel pengamanan TPS BKO Polda dan Polres Gianyar 216 orang, personel penyekatan dari BKO Brimob, Sabhara Polda Bali, Polres Klungkung, Polres Gianyar dan Polres Buleleng sebanyak 155 orang.

Baca juga :  Kenang Jasa Pahlawan, Ini yang Dilakukan Polres Bangli

Sementara gambaran umum Pilkada Bangli 2020, dengan jumlah DPT sebanyak 188.924, dengan TPS sebanyak 566 terbagi di empat kecamatan dan 72 desa.

Pembagian tugas penyekatan untuk Brimob dan Sabhara Polda Bali, yakni melaksanakan penyekatan di wilayah kota, Polres Gianyar di perbatasan Bangli – Gianyar di wilayah Polsek Susut, Polres Klungkung di wilayah Polsek Tembuku dan Polres Buleleng penyekatan di wilayah Kintamani. “Tugas utama personel penyekatan adalah pengamanan mako dan patroli ke daerah-daerah rawan yang dikendalikan oleh kapolsek. Tugas personel pengamanan TPS mulai hari ini (Selasa-red) mengamankan logistik yang ada di desa maupun di TPS,” jelas mantan Kapolres Mappi, Papua ini.

Baca juga :  Jelang Nataru, Kepolisian Atensi Kamtibmas dan Prokes

Sedangkan untuk pergunakan Alat Pelindung Diri (APD) pada saat pengamanan di TPS sesuai dengan prokes pencegahan Covid-19. Beberapa hal terkait pelaksanaan pemungutan suara di TPS, di antaranya masyarakat pemilih diwajibkan menggunakan masker, bagi masyarakat yang suhu tubuhnya 37,3 derajat celcius ke atas akan memilih di bilik khusus. Kemudian pemilih yang telah melaksanakan pencoblosan tangannya akan ditetes tinta oleh KPPS tidak dicelup dan setelah melaksanakan pencoblosan langsung menuju ke rumah masing-masing tidak ada yang berkerumun.

Baca juga :  Ditimpa Pohon, Mobil Pick Up Ringsek

Di samping pengamanan pelaksanaan pemungutan suara, lanjut AKBP Agung, personel pengamanab TPS juga berkewajiban untuk mendisiplinkan penerapan prokes. Di mana, petugas melakukan dokumentasi terhadap pengamanan proses pemungutan suara dan C pleno, serta hasil rekap perolehan suara di TPS.

Dalam apel, Kapolres juga menekankan dilarang memasuki TPS kecuali diminta oleh KPPS ada suatu peristiwa yang membahayakan jiwa ataupun nyawa dari seseorang, serta apabila ada suatu peristiwa yang menurut pertimbangan berdasarkan kewenangan diskresi kepolisian dan bisa dipertanggungjawabkan.

Setelah pelaksanaan apel ini, seluruh personel Pam TPS segera melakukan mapping di TPS masing-masing dan berkoordinasi dengan petugas di TPS setempat. (128)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini