Cegah Politik Uang di Masa Tenang, Bawaslu Bangli Lakukan Ini

Picsart 12 08 07.47.25
LAKUKAN PATROLI - Bawaslu Bangli bersama pihak terkait, saat melakukan patroli pengawasan antisipasi politik uang di masa tenang.

Bangli, DENPOST.id

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangli, melaksanakan patroli pengawasan untuk mencegah munculnya politik uang di masa tenang. Tahapan masa tenang Pilkada di Kabupaten Bangli berlangsung pada, 6 sampai 8 Desember 2020.

“Patroli ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Bawaslu guna mengantisipasi kecurangan yang mungkin dilakukan oleh peserta Pilkada jelang pemungutan suara,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna, Selasa (8/12/2020)

Menurut Purna, potensi pelanggaran yang besar kemungkinan terjadi saat masa tenang Pilkada, yakni maraknya politik uang (money politics) yang dilakukan oknum peserta pemilihan. “Maka sebagai upaya pencegahan, kami melakukan patroli pengawasan anti politik uang,” ucapnya.

Patroli yang dilakukan Bawaslu selama tiga hari sebelum pemungutan suara, guna memastikan tidak ada pelanggaran terhadap UU Nomor 10 Tahun 2016 yang pada intinya melarang adanya praktik politik uang dalam pelaksanaan Pilkada.

Baca juga :  Sehari, Lima Warga Bangli Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kata Purna, sasaran patroli lebih difokuskan pada TPS-TPS yang diidentifikasi rawan terjadi pelanggaran menjelang pemungutan suara. “Saya berharap tidak sampai terjadi pelanggaran pidana apalagi politik uang, tapi kalau memang ada maka Bawaslu akan menindak melalui Sentra Gakkumdu,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya selama masa tenang Bawaslu juga melakukan pengawasan penertiban alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye. Kata dia, pada masa tenang tidak boleh lagi ada kampanye dalam bentuk apapun termasuk pemasangan APK maupun bahan kampanye.

Baca juga :  Hadiri Pujawali, Bupati Artha Tekankan Prokes

Terlebih saat masa tenang Bawaslu juga memastikan kesiapan tempat pemungutan suara (TPS) dengan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19. “Kesiapan TPS dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, dengan penyediaan APD (alat pelindung diri), tempat cucian tangan, tempat sampah sampai memastikan tersedianya penyediaan bilik khusus apabila ada pemilih yang terindikasi Covid-19,” tutur Purna.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Bangli yang telah terdaftar sebagai pemilih untuk datang ke TPS pada, 9 Desember 2020, untuk menggunakan hak pilih dengan tetap menerapkan prokes. (128)

Baca juga :  Karena Ini Puluhan Siswa Kelas XII SMKN 4 Bangli Dikeluarkan dari Ruang US

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini