Pemkot Sudah Kantongi Rp 66 Juta dari Pelanggar Prokes

0
8
Pemkot Sudah Kantongi Rp 66 Juta dari Denda Pelanggar Prokes
DIBINA – Satpol PP Kota Denpasar membina salah seorang pengendera motor yang terjaring razia prokes karena salah memakai masker.

Sumerta, DENPOST.id

Pemasukan Pemkot Denpasar melalui razia disiplin protokol kesehatan (Prokes) yang dilaksanakan Tim Yustisi Kota Denpasar, terus bertambah. Sejak menggelar razia prokes pada 7 September 2020 hingga Kamis (10/12/2020), uang denda yang masuk ke kas daerah sudah mencapai Rp 66 juta.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, di sela-sela operasi gabungan prokes di Jl. Pulau Bungin, Denpasar Selatan, Kamis pagi mengatakan, selama tiga bulan razia dilaksanakan, tim yustisi telah menjaring 1.230 pelanggar. 660 orang di antaranya dikenai denda masing-maisng Rp 100 ribu karena tidak memakai masker. Sisanya diberi peringatan sekaligus pembinaan karena salah memakai masker saat bepergian.”Warga yang tidak mematuhi prokes dan didenda 99 persen warga dari luar Kota Denpasar,’’ ungkap Anom Sayoga.

Baca juga :  Pengontrak Tanah Serahkan Bukti ke Penyidik Polresta

Dia mengatakan, warga yang tejaring selama razia prokes paling banyak di perbatasan Kota Denpasar dengan Kabupaten Badung. Menurut Anom Sayoga hal ini karena mobilitas warga pendatang yang bekerja di Kota Denpasar cukup tinggi.

Anom Sayoga menegaskan, tindakan berupa denda maupun pembinaan, bukan semata-mata untuk mencari kesalahan warga. “Kami ingin mengajak masyarakat hidup sehat agar terhindar dari penularan virus corona. Masyarakat harus membentengi diri dengan disiplin menerapkan prokes 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” paparnya. (111)

Baca juga :  Polda Bali Amankan Pistol Revolver

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini