Pembangunan Pelabuhan Sanur dan Bias Munjul Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

0
6
Pembangunan Pelabuhan Sanur dan Bias Munjul Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama
BUNYIKAN SIRINE - Menhub Budi Karya Sumadi, didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo, Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, dan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, membunyikan sirine pertanda dimulainya pembangunan Pelabuhan Sanur, Denpasar, dan Pelabuhan Bias Munjul, Nusa Ceningan, Klungkung, pada Sabtu (12/12/2020). (DenPost.id/ist)

Pembangunan Pelabuhan Sanur dan Bias Munjul Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

Sanur, DenPost.id
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo, Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, dan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, meletakkan batu pertama dimulainya pembangunan Pelabuhan Sanur, Denpasar, dan Pelabuhan Bias Munjul, Nusa Ceningan, Klungkung, pada Sabtu (12/12/2020) pukul 08.00.

Dalam kesempatan ini Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa pembangunan tiga pelabuhan ini merupakan program monumental dan fundamental serta bersejarah bagi masyarakat Bali. Fasilitas pelabuhan ini akan meningkatkan kualitas pelayanan trasportasi untuk tiga kepentingan yaitu transportasi masyarakat Bali dari Sanur menuju Nusa Penida saat piodalan di Pura Dalem Ratu Gede, transportasi aktivitas harian masyarakat Bali menuju Nusa Penida dan Nusa Ceningan, dan wisatawan menuju Nusa Penida dan Nusa Ceningan dengan nyaman dan aman. Tiga pelabuhan yang berkualitas dan memadai ini akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bali, khususnya di Denpasar dan Klungkung.

Baca juga :  Sering Bolos, Pemkab Badung Pecat 4 ASN

Sedangkan Menhub Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan program sesuai arahan Presiden untuk mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi publik dan wisatawan yang berkunjung ke Bali. Hal kitu mengingat Pulau Dewatai merupakan tujuan wisata dunia yang harus dilengkapi dengan sarana-prasarana memadai. Pelabuhan ini akan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Nusa Penida dan Nusa Ceningan sebagai destinasi wisata yang sangat diminati masyarakat dunia.
Pelabuhan segitiga Sanur, Sampalan, dan Bias Munjul, ini merupakan program prioritas pembangunan infrastruktur darat, laut, dan udara, secara terkoneksi serta terintegrasi dalam visi pembangunan daerah ‘’Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru’’.

Baca juga :  Penanggulangan Covid-19, Bantuan Berbagai Pihak Bermunculan

Total anggaran yang diperlukan untu pembangunan pelabuhan ini sebesar Rp555 miliar, yang terdiri atas anggaran pembangunan Pelabuhan Sanur sebesar Rp376 miliar, untuk Pelabuhan Sampalan sebesar Rp82 miliar, dan Pelabuhan Bias Munjul sebesar Rp97 miliar, yang bersumber dari APBN Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul direncanakan selesai akhir tahun 2021 dan Pelabuhan Sanur direncanakan selesai pertengahan tahun 2022. Pembangunannya merupakan kebijakan Presiden Joko Widodo berdasarkan usulan Gubernur Bali ke Presiden di Istana Negara, Jakarta, pada 22 April 2019. Ketika itu Presiden memanggil Gubernur Bali beberapa hari setelah Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 17 April 2019. (wir)

Baca juga :  Pantai Depan Pura Muaya Luput dari Sampah Kiriman

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini