Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Hentikan Event Produk Minyak Rempah

0
8
Picsart 12 12 06.04.34
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa

Singaraja, DENPOST.id

Guna mencegah kerumunan dan menjaga keamanan publik, event mahakarya yang digelar sebuah produk minyak rempah-rempah untuk hari kedua dihentikan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Buleleng.
Sebelumnya pada Jumat (11/12/2020) sore telah dilangsungkan kegiatan di sebuah pusat oleh-oleh di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng. Namun, karena adanya respons yang dinilai kurang baik dari masyarakat setempat maka kegiatan selanjutnya di hentikan.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, Sabtu (12/12/2020).
“Setelah hari pertama dilangsungkan, kemudian ada respons publik yang kurang baik dari masyarakat setempat. Meskipun pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) dalam kegiatan itu sudah dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku. Tetapi, sesuai dengan hasil rapat sebelumnya bahwa apabila terjadi respons yang kurang baik di masyarakat maka kegiatan tersebut harus dihentikan,” tegasnya.
Kesimpulannya, lanjut Suyasa, kegiatan malam ini ditiadakan. “Silahkan mengalihkan ke kegiatan-kegiatan lain yang bersifat tidak berkerumun,” saran Suyasa.

Baca juga :  Doni Ditemukan, Fredy Diduga Manfaatkan Keluguan Ayah Korban

Suyasa menjelaskan, sebelumnya dari beberapa kali pembahasan dengan pihak aparat hukum dan penyelenggara, telah dipaparkan bagaimana prokes sudah dijalankan dengan sebaik mungkin. Di mana yang datang pada kegiatan tersebut sudah diatur sedemikian rupa. Mulai dari jarak yang ditentukan dengan menggunakan tikar sejauh dua meter di halaman luas. “Itu sudah dilakukan termasuk juga pengawasan oleh TNI dan Satpol PP,” jelasnya.

Selanjutnya, dilihat dari kesiapan panitia penyelenggara bahwa sudah betul-betul menerapkan prokes covid-19. Hal tersebut bisa dilihat dari adanya tempat cuci tangan yang tersedia cukup banyak. Ukur suhu tubuh juga disediakan pada peserta yang datang. Kemudian, wajib pakai masker sudah dijalankan dan yang paling berat yaitu jaga jarak dilakukan dengan menggelar tikar masing-masing pengunjung.

Baca juga :  Bupati PAS Minta Masyarakat Buleleng Jangan Panik

“Kita melihat bahwa iktikad dari panitia untuk menjalankan prokes. Maka, Bapak Bupati sebelumnya berani memberikan izin,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak penyelenggara,  Ibu Dayu, saat dimintai konfirmasi lewat pesan WhatsApp tak menampik terkait penghentian acara tersebut. Dia membenarkan acara yang sedianya digelar Sabtu ini ditiadakan. “Inggih pak, jadi acara hari ini tidak ada. Hanya yang kemarin saja (Jumat),” katanya singkat. (118)

Baca juga :  Buleleng Catat 9 Kasus Baru, 3 Orang Sembuh

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini