Pascapencoblosan, Kelian Banjar Mundur

0
41
Picsart 12 13 07.38.48
Perbekel Desa Kaliakah, Made Bagiarta.

Negara, DENPOST.id

Salah seorang kelian banjar di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara mengundurkan diri pascapencoblosan, 9 Desember 2020. Dari informasi, mundurnya kelian banjar ini lantaran alasan pribadi. Namun, beberapa warga di sekitar banjar berencana mendatangi Desa Kaliakah, Senin (14/12/2020) guna mempertanyakan posisi kelian banjar tersebut, berkaitan dengan politik.

Apalagi beredar informasi kalau sebelum pencoblosan, kelian banjar itu mengaku bersedia melepaskan jabatan apabila salah satu calon bupati tidak terpilih.
Dari informasi pula, di Desa Kaliakah, pada Pilkada Jembrana 2020, pasangan calon nomor 2, I Nengah Tamba- Gede Ngurah Patriana Krisna unggul suara 55 persen atau selisih 700-an suara dari paslon 1, Made Kembang Hartawan-I Ketut Sugiasa.

Baca juga :  Ratusan Sopir di Jembrana Diberi Insentif

Perbekel Kaliakah, Made Bagiarta, dikonfirmasi, Minggu (13/12/2020) membenarkan telah menerima surat pengunduran diri dari salah satu kelian banjar. Surat tersebut, rencananya akan disikapi bersama setelah diterimanya pada, Jumat (11/12/2020).

Dikatakan Bagiarta, kelian banjar mengundurkan diri karena alasan pribadi tidak bisa melanjutkan tugas lagi. “Rencananya Senin ini kita sikapi,” terangnya.

Bagiarta tidak menampik ada rencana beberapa warga yang berencana datang ke kantor desa untuk melakukan klarifikasi berkaitan dengan posisi kepala kewilayahan tersebut. Tetapi pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk keamanan untuk antisipasi adanya kerumunan massa (demo) mendatangi kantor desa.

Baca juga :  Webinar HDI, Selly Mantra Minta Penyandang Disabilitas Diberikan Ini

Bagiarta mengatakan karena kelian banjar mengundurkan diri beberapa hari setelah pencoblosan, pihaknya minta warga agar tidak datang ke kantor ramai-ramai. “Apalagi saat ini juga masa Covid-19. Kita akan segera sikapi surat pengunduran diri ini,” tandas Bagiarta.

Dari informasi awal, masyarakat menurutnya ingin menagih janji kelian tersebut lantaran sempat menyampaikan akan mundur apabila salah satu paslon kalah. Namun, dari desa sudah menerima surat pengunduran diri dari salah satu kelian banjar. (120)

Baca juga :  Gali Sumur, Buruh Tewas Tertimbun di Negara

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini