Pura Besakih Terapkan Prokes, Pecalang Siaga Saat Hari Keagamaan

0
4
Picsart 12 14 08.44.20
Bendesa Adat Besakih, Jero Mangku Widiartha

Besakih, DENPOST.id

Penerapan protokol kesehatan (prokes) menjadi standar baru bagi umat yang hendak sembahyang ke Pura Agung Besakih. Pengelola pura telah menyiapkan sarana untuk mendukung hal tersebut, terutama tempat menyuci tangan. Sementara penggunaan masker dan jaga jarak fisik sudah dilakukan mandiri oleh para umat.

Dihubungi pada Senin (14/12/2020), Bendesa Adat Besakih, Jero Mangku Widiartha, menyebutkan, pada hari-hari keagamaan dan pujawali di wilayah Besakih, pihaknya mengerakkan pecalang untuk mengawasi agar prokes tetap diterapkan. Sebab pada hari-hari keagamaan di Pura Agung Besakih, kunjungan meningkat signifikan.

Baca juga :  Atasi Kebosanan Warga, Kadis Pertanian Karangasem Lakukan Ini

“Pengawasannya sesuai standar Satgas Gotong Royong. Kami juga bentuk Satgas Gotong Royong, salah satunya seksi keamanan yang terdiri dari pecalang. Kami tugaskan pada saat odalan-odalan di Pura Agung Besakih untuk memantau penerapan protokol kesehatan, mengarahkan agar umat cuci tangan,” terangnya.

Dia menyebut umat telah mampu menyesuaikan diri dengan standar protokol tersebut. Selama pandemi Covid-19 ini, Widiartha menyebut kunjungan umat ke Pura Agung Besakih berkurang signifikan. “Kunjungan tetap ada. Tapi tidak seperti sebelum pandemi. Turunnya mencapai 90 persen dibanding hari normal,” imbuhnya.

Baca juga :  Pemkab Karangasem Bagikan Ribuan Bantuan Pendidikan Lewat KKC

Di satu sisi, kondisi itu sesuai dengan standar protokol yang membatasi jumlah orang dalam kerumunan. Widiartha mengatakan rombongan yang ideal agar tetap menaati protokol kesehatan, tidak lebih dari 30 orang.

Namun di lain sisi, kondisi tersebut sangat berpengaruh kepada perekonomian warga setempat.
Warga yang umumnya mencari nafkah di seputaran pura, seperti pedagang kuliner hingga jasa penyewaan payung, kini tak lagi bisa mengandalkan kunjungan wisatawan.
Menyiasati kondisi itu, Widiartha menyebut sebagian warga yang sebelumnya berdagang beralih kembali bertani. (106)

Baca juga :  Banyak Kebocoran di KMP Dharma Rucitra III, Penyelamat Kerahkan 500 Unit Drum

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini