Sosialisasi Prokes, Satgas GR Padangsambian Sasar Rumah Kos

0
4
Sosialisasi Prokes, Satgas GR Padangsambian Sasar Rumah Kos
Ketua Satgas GR Covid-19 Desa Adat Padangsambian, Made Kadek Arta

Padangsambian, DENPOST.id

Satgas Gotong Royong (GR) Covid-19 Desa Adat Padangsambian terus memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ada di masing-masing banjar adat, pura maupun tempat ibadah. Hal ini guna mencegah meluasnya penularan virus corona.

”Kami bersama petugas Satgas GR Desa Adat Padangsambian terus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus melakukan edukasi untuk memberi pemahaman terkait bahaya virus corona. Karena wilayah Desa Adat Padangsambian kebanyakan penduduk pendatang (duktang), kami harus kontinyu memberikan edukasi tentang prokes,’’ kata Ketua Satgas GR Covid-19 Desa Adat Padangsambian, Made Kadek Arta, Senin (14/12/2020).

Baca juga :  Satpol PP Bubarkan Kerumunan Warga di Patung Kuda Citra Land

Kadek Arta mengungkapkan, pihaknya memberikan edukasi tentang penerapan prokes menyasar rumah kos yang dihuni duktang. Dia meminta warga yang memiliki rumah kos di wilayah Desa Adat Padangsambian jika menerima duktang agar ditanyakan asal daerahnya dan wajib melapor ke kadus dalam waktu 1×24 jam. Jika ada duktang berasal dari zona merah, dia menegaskan wajib isolasi mandiri selama 14 hari dan mengecek kesehatan ke puskesmas atau rumah sakit. ”Kita terus melakukan pendataan duktang, baik yang kos maupun yang baru datang untuk mencegah penularan virus corona. Selain itu, memberikan edukasi tentang prokes bagi krama tamiu dan tamiu (pendatang) agar mengikuti aturan pencegahan virus corona,’’ paparnya.

Baca juga :  Hujan Deras, Sejumlah Rumah di Gang Mawar Terendam Banjir

Kadek Arta mengajak masyarakat mematuhi prokes 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan mengatur jarak. Karena belakangan ini pelaksanaan upacara keagamaan cukup banyak, masyarakat diharapkannya tidak melenceng dari aturan prokes. ”Kita terus mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat agar displin menerapkan prokes. Jangan virus corona ini dianggap tidak berbahaya. Virus ini bisa memampar siapa saja jika daya tahan tubuh lemah,’’ pungkasnya. (111)

Baca juga :  Langgar Protokol Kesehatan, Pedagang di Jl. Kartini Dibubarkan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini