Apresiasi Peran Pers, Wapres Sebut Jurnalis Garda Terdepan Perubahan Perilaku

0
7
Picsart 12 14 04.58.09
PEMBEKALAN – Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin saat memberikan pembekalan kepada peserta FJPP, Senin (14/12/2020) secara daring.

Jakarta, DENPOST.id

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, mengapresiasi dan menilai positif program Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP) yang merupakan langkah kolaborasi dan inisiasi Dewan Pers dan Satgas Penanganan Covid-19. Hal itu dikatakan Ma’ruf saat memberikan pembekalan kepada peserta FJPP, Senin (14/12/2020) secara daring.

Dikatakan Ma’ruf, pers berperan penting dalam menyebarluaskan informasi terkait perubahan perilaku di masa pandemi Covid-19. “Pers memiliki peran sentral sebagai kunci sukses penanganan pandemi. FJPP merupakan salah satu langkah meningkatkan sikap gotong-royong elemen bangsa untuk bersama menghadapi dampak pandemi,” katanya.
Lebih lanjut Ma’ruf mengatakan, pandemi Covid-19 telah memberi dampak besar, sulit diprediksi dan menimbulkan berbagai ketidakpastian. “Pandemi ini belum pernah kita lalui. Informasi kredibel dan percaya semakin dibutuhkan untuk menjamin arus informasi yang benar. Melalui FJPP ini, saya percaya para peserta (jurnalis) dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi terkait Covid-19 dan perubahan perilaku penerapan protokol kesehatan (prokes), sehingga membawa perubahan perilaku masyarakat demi mencegah Covid-19,” paparnya.

Baca juga :  Doni Monardo Menduga Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan Bersama

Agar akhir pandemi Covid-19 segera terwujud, lanjutnya, diperlukan sosialisasi perubahan perilaku yang berkelanjutan. Karenanya dia juga sepakat program FJPP dilanjutkan. “Protokol kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diharapkan bisa menjadi budaya dan gaya hidup baru masyarakat seterusnya. Di sini peran penting pers mencerdaskan masyarakat melalui pemberitaan yang akurat dan komprehensif tentang fenomena Covid-19, sehingga masyarakat semakin memahami cara-cara melindungi diri sendiri, keluarga dan lingkungan,” jelasnya.

Baca juga :  Doni Monardo Minta Masyarakat Tetap Disiplin Terapkan Prokes

Selain itu, kata Ma’rif, pers juga sebagai garda terdepan dalam mengiformaksikan vaksin Covid-19. Karenanya, Ma’ruf menilai penting pers memberikan data pendukung dan penjelasan keilmuan terkait vaksin Covid-19. Hal ini menurutnya sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan manfaat pers. “Pers harus menampilkan berita yang akurat dan kreatif. Makin cermat dan professional dalam mengabarkan informasi. Pers juga menghadirkan jurnalisme harapan bagi masyarakat agar tetap semangat dan patuh terhadap prokes,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengatakan, satgas sangat terbantu dengan adanya FJPP. Sebelum ada program tersebut, Kata Doni, banyak berita-berita yang menyimpang dari fakta dan kenyataan menjadi konsumsi publik. “Kami di satgas sangat kesulitan membantah maupun mengoreksinya. Tapi, selama 3 bulan ini, jika ada berita-berita hoaks, kami dibantu wartawan FJPP. Kami keluarga besar satgas berterima kasih kepada wartawan yang juga sebagai relawan yang bersedia membantu masyarakat kita untuk mengatasi Covid-19,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan Doni, apa yang dilakukan para wartawan yang tergabung dalam FJPP, tak berbeda dengan peran para tenaga medis. “Bila dokter yang merawat pasien Covid-19 menjadi garda terakhir benteng bangsa kita, maka wartawan ini adalah ujung tombaknya. Semoga selalu mendapat berkah Tuhan Yang Maha Esa dan semoga terus bisa mendapatkan ide-ide untuk Bersama mengatasi pandemi Covid-19 ini,” harapnya. (111)

Baca juga :  Meski Ada Vaksin, Presiden Ingatkan Masyarakat Tetap Disiplin Laksanakan Prokes

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini