Antisipasi Cuaca Buruk, BPBD Denpasar Imbau Bentuk Posko Kesiapsiagaan

0
5
Antisipasi Cuaca Buruk, BPBD Denpasar Imbau Bentuk Posko Kesiapsiagaan
POTONG POHON – Petugas BPBD Kota Denpasar memotong pohon tumbang di areal Gedung DPRD Bali, Jl. Kusuma Atmaja Denpasar.

Pemecutan Kelod, DENPOST.id

Menjelang akhir tahun 2020 sebagian besar wilayah Kota Denpasar diterpa cuaca buruk. Menghindari korban jiwa dan materiil, Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar meminta masyarakat waspada terhadap curah hujan tinggi dan angin kencang. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, Selasa (15/12/020) mengatakan, cuaca buruk membutuhkan kewaspadaan bersama. Mengingat saat ini masih berada pada situasi penanganan Covid-19, dia mengimbau perlu membentuk tim pemantauan hingga tingkat desa/kelurahan. ”Sesuai Surat Mendagri dan Surat Gubernur Bali, perlu membentuk posko kesiapsiagaan dengan memberdayakan satuan perlindungan masyarakat (Linmas) dikoordinir perbekel/lurah serta dilaksanakan pembinaan oleh camat,” kata Joni Ariwibawa.

Baca juga :  Hindari Klaster Baru, Pedagang Bermobil Ditertibkan Satpol PP

Lebih lanjut Joni Ariwibawa mengungkapkan, tim yang dimotori linmas ini bertugas malaksanakan pemantauan secara cermat dan berkelanjutan guna mengetahui situasi terkini terhadap perkembangan informasi cuaca. Selain itu, perbekel/lurah diharapkan aktif menyiagakan seluruh perangkat desa/kelurahan berkordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas dan BPBD Kota Denpasar. ”Kami minta seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan lingkungan yang dikoordinir perbekel/lurah dan kadus/kaling membersihkan gorong-gorong dan saluran air agar saluran air tidak mampet,’’ pintanya.

Baca juga :  Dapat "Pamuwus", Desa Adat Peguyangan Lakukan Pemarisudha Bumi

Joni Ariwibawa menyatakan, berbagai upaya sudah dilakukan guna meminimalisir dampak cuaca buruk ini. Seperti melaksanakan penggelontoran sungai dan gorong-gorong, pembersihan saluran air, perompesan pohon serta peremajaan pohon perindang.

Dia juga mengingatkan masyarakat jika melihat atau mengalami kejadian kegawatdaruratan dapat menghubungi BPBD Kota Denpasar atau Denpasar Safe City di sambungan 112 atau telepon (0361) 223333. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini