Terendah di Bali, Pasien Dirawat di Karangasem Tinggal 9 Orang

0
4
Terendah di Bali, Pasien Dirawat di Karangasem Tinggal 9 Orang
TABEL - Tabel sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Karangasem.

Amlapura, DENPOST.id

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem merilis kabar gembira pada Selasa (15/12/2020). Pasien terkonfirmasi Covid-19 yang masih dirawat tinggal 9 orang. Kondisi ini bahkan terendah dari Kabupaten lainnya yang masih tercatat puluhan bahkan ratusan pasien.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Selasa (15/12/2020) menunjukkan, data pasien dirawat terdiri dari Jembrana 36 orang, Tabanan 119 orang, Badung 217 orang, Denpasar 199 orang, Gianyar 225 orang,  Bangli 18 orang, Klungkung, 16 orang dan Buleleng 66 orang.

Baca juga :  Pencarian Penyelam Gede Surya Akan Dihentikan

Dari keseluruhan data, terjadi perbedaan data provinsi dengan data yang tercatat di Kabupaten Karangasem terkait angka pasien dirawat. Dalam data provinsi tercatat angka pasien aktif di Karangasem sebanyak 13 orang, namun data Dinkes Karangasem tercatat 9 orang. Meski sama-sama terendah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra, memberikan tanggapannya. “Yang saya bisa pertanggungjawabkan hanya data yang dirilis resmi Dinkes Karangasem,” tuturnya.

Baca juga :  Data Covid-19 Karangasem Akhirnya Diperbarui Lagi

Meski demikian, pertambangan kasus harian masih terjadi. Pada Selasa terjadi penambahan 1 kasus baru di Kelurahan Karangasem. Pertambahan kasus seminggu terakhir yang kerap terjadi di Kecamatan Karangasem, membuatnya memimpin kasus tertinggi dengan catatan 4 kasus. Disusul Kecamatan Kubu sebanyak 3 kasus, dan masing-masing 1 kasus di Kecamatan Sidemen dan Bebandem.

Kendati keadaan telah melandai, Putra Pertama tetap mengimbau masyarakat agar selalu patuh pada protokol kesehatan. Khususnya 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Baca juga :  Bupati Mulai Salurkan Bantuan JPS

Sementara terkait kesiapan Kabupaten Karangasem dalam menyambut vaksin Covid-19, Putra pertama tengah melakukan sosialisasi. “Pada Rabu (16/12) kami akan mensosialisasikan pada Kepala Puskesmas dan BPJS, ” pungkasnya. (Yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini