Badung Luncurksn Aplikasi Fish-Go

0
4
Picsart 12 15 09.41.48
LUNCURKAN APLIKASI - Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Badung, Ketut Suiasa, dan Sekda Adi Arnawa, saat peluncuran aplikasi Fish-Go (NBM-20) di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Selasa (16/12/2020).

Mangupura, DENPOST.id

Sebagai bentuk pemberdayaan kepada nelayan tradisional, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) meluncurkan aplikasi Fish-Go. Aplikasi ini, merupakan aplikasi penangkapan ikan yang bertujuan untuk membantu nelayan tradisional di Badung dalam meningkatkan jumlah tangkapan ikan.

Peluncuran aplikasi yang merupakan hasil riset Balitbang Badung bekerjasama dengan tim dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Udayana (Unud) ini, dihadiri Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa; Sekda I Wayan Adi Arnawa, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Badung, serta perwakilan dari BI, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Udayana dan perwakilan kelompok nelayan yang ada di Kabupaten Badung, di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Selasa (16/12/2020).

Baca juga :  Identifikasi Titik Kerumunan, Polres Gianyar Juga Akan Tertibkan Ini 

Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengapresiasi peluncuran aplikasi Fish-Go karena founder aplikasi ini merupakan anak muda Badung bernama l Gede Merta Yoga Pratama. Untuk itu, pihaknya mendorong generasi muda Badung lainnya untuk terus berinovasi dalam membuat aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Giri Prasta juga memberikan masukan supaya nama aplikasi ini disempurnakan menjadi Aplikasi Fish Go Nelayan Badung Mandiri tahun 2020, atau disingkat Fish-Go (NBM-20) karena dilaunching tahun 2020, serta memiliki keunggulan dapat menentukan posisi keberadaan ikan dengan fish finder, menentukan waktu penangkapan terbaik, serta rute penangkapan yang aman untuk nelayan tradisional. “Selain itu, Fish-Go juga dapat menentukan area pergerakan ikan dalam skala radius tertentu. Dengan beragam fitur yang dimilikinya tentu akan mampu meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan, karena kami punya prinsip saat ini nelayan tidak lagi mencari ikan tapi nelayan harus menangkap ikan,” ujarnya.

Baca juga :  Rayakan Kuningan, Bandara Ngurah Rai Tampilkan Penari Penyandang Disabilitas

Dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan tradisional Badung, Bupati Giri Prasta menyebutkan akan membuat perda penguatan kelompok nelayan, dengan melibatkan nelayan langsung dalam proses perancangannya, sehingga regulasi yang diterbitkan sesuai dengan kebutuhan nelayan. “Untuk menguatkan sektor perikanan kita akan membuat perda bagi para nelayan, dengan mendengarkan masukan langsung dari para nelayan. Kita juga akan memberikan stimulus bantuan untuk memenuhi kebutuhan nelayan kita. Tentu semua ini muaranya untuk meningkatkan produksi sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan Badung,” katanya.

Baca juga :  Kematian Babi Terus Bertambah, Badung Cari Lahan Untuk Penguburan Babi secara Massal

Sementara Kepala Balitbang Badung, I Wayan Suambara melaporkan aplikasi Fish-Go merupakan hasil riset yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Badung bekerjasama dengan tim dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Udayana dalam menanggapi kondisi, serta permasalahan nelayan tradisional di wilayah Kabupaten Badung.

Founder aplikasi Fish-Go, l Gede Merta Yoga Pratama dalam paparannya menjelaskan dengan adanya aplikasi Fish-Go para nelayan akan tahu kapan waktu yang tepat dan jam berapa mereka ke laut untuk menangkap ikan. Para Nelayan sangat dijamin karena aplikasi ini betul- betul bekerja. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini