Pengawasan di Gilimanuk Diperketat, Satgas Tunggu Petunjuk

0
7
Pengawasan di Gilimanuk Diperketat, Satgas Tunggu Petunjuk
Jubir Satgas Covid-19, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha

Negara, DENPOST.id

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, pelabuhan Gilimanuk  dijaga ketat. Jubir Satgas Covid-19, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha, Selasa (15/12/2020) mengatakan, sebagai  pintu gerbang Bali, Gilimanuk perlu mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19. Karenanya orang yang masuk Bali harus diawasi ketat dan dipastikan membawa hasil uji cepat (rapid test) antigen non-reaktif.

“Sesuai surat Gubernur, selain menunjukkan hasil rapid test antigen, warga yang ingin masuk Bali harus emnerapkan prokes 3M baik memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” jelasnya.

Baca juga :  Dua ASN Diperiksa, Terkait Dugaan Terlibat Politik Praktis

Sementara itu, pascadikeluarkan Edaran Gubenur Bali terkait tatanan kehidupan baru pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), hingga kini Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana masih menunggu petunjuk lebih lanjut. Salah satunya terkait pemberlakukan uji cepat berbasis antigen.

Menurut Arisantha, yang  saat ini diberlakukan hanya uji cepat antibodi dan belum ada fasilitas kesehatan di Jembrana yang melayani uji cepat antigen ini. “Masih proses. Kami di Satgas Jembrana akan bertanya pada Satgas Provinsi seperti apa tindak lanjutnya, masih menunggu. Nanti kami akan bahas terkait alat, SDM, apakah yang melaksanakan rapid test itu Satgas, petugas kesehatan di Jembrana atau pihak lain. Suratnya baru saya baca, belum ada informasi siapa yang akan bertugas di sana (Gilimanuk),” katanya. Kendati sama-sama test cepat, namun dia mengakui ada sejumlah perbedaan antara rapid test antibody dengan antigen. (120)

Baca juga :  Ratusan Kotak Surat Suara Tiba di KPU Jembrana

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini