Bali Siapkan Layanan Uji Usap Penuh Hari

0
5
Bali Siapkan Layanan Uji Usap Penuh Hari
FGD - FGD Tanggap Covid-19 yang digelar Kelompok Media BaliPost pada Rabu (16/12/2020) di Warung 63, Jl. Veteran, Denpasar.

Dangin Puri, DENPOST.id

Menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020, Dinas Kesehatan Provinsi Bali bakal menyiapkan layanan uji usap (tes swab) dan uji cepat (rapid test) penuh hari. Layanan itu mengantisipasi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang mengunjungi Bali belum melengkapi diri dengan dokumen kesehatan negatif Covid-19.

Pesan itu disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Kadek Iwan Darmawan, Mph., usai menjadi salah satu narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Kelompok Media Bali Post pada Rabu (16/12)/2020 di Denpasar.

Baca juga :  Usut Berkumpulnya Puluhan Orang di Kampung Jawa Saat PKM, Polisi Periksa Tujuh Orang Pemuda

“Hari ini kami akan sampaikan edaran itu (layanan penuh hari) kepada sembilan lab PCR yang ada di rumah sakit rujukan pemerintah. Ini untuk mengantisipasi lonjakan kedatangan PPDN,” ungkapnya. Pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala rumah sakit dan pimpinan masing-masing untuk segera menentukan teknis.

Utamanya ketersediaan tenaga medis agar layanan tetap prima selama penuh hari, sejak tanggal 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Dia juga berharap gerakan ini didukung oleh rumah sakit swasta yang memiliki lab PCR, sehingga pengendalian kasus akibat kedatangan PPDN dapat dikendalikan.

Baca juga :  Bantu Warga Terdampak, Posko 1 Satgas Banjar Pande Lakukan Ini

Dengan upaya ini, pihaknya berharap tidak terjadi lonjakan kasus baru serangkaian perayaan Natal dan tahun baru 2021. “Jadi PPDN yang akan datang ke Bali aman dan cepat tertangani baik lewat darat maupun udara. Ini untuk kita semua, untuk masyatakat Bali,” terangnya.

Mengenai antisipasi pelonjakan kasus, dr. Iwan memastikan bahwa Bali telah memiliki kapasitas ruang isolasi dengan kapasitas tempat tidur yang memadai. Saat ini tersedia tempat tidur isolasi sebanyak 1.227 unit, dengan tingkat hunian 48 persen dan 138 High Care Unit (HCU) dengan tingkat hunia 50 persen. (106)

Baca juga :  Geng ABG Jadi Bibit Premanisme Jalanan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini