Intake Belusung Diterjang Pasir, Tirta Sewakadarma Stop Produksi

0
15
Picsart 12 16 07.42.10
KURAS PASIR - Petugas dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, saat melakukan pengurasan pasir di saluran air yang menuju terowongan IPA Belusung, Rabu (16/12/2020).

Peguyangan, DENPOST.id

Banjir yang menerjang Sungai Ayung di Belusung dari hulu ke hilir berdampak bagi Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar. Banjir yang bercampur pasir itu, menjadikan saluran Intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung tertutup pasir, sehingga Perumda Air Minum inipun melakukan stop produksi ke pelanggan, Rabu (16/12/2020).

Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa mengatakan banjir di Sungai Ayung Belusung karena curah hujan yang tinggi. Karena itu, Perumda Air Minum berupaya melakukan penanggulangan dengan melakukan pembersihan intake yang tertutup pasir ini. Karena melakukan pembersihan membuat perumda melakukan stop produksi, sehingga akan terjadi gangguan aliran air kepada pelanggan. “Karena stop produksi inilah akan terjadi gangguan aliran air ke pelanggan hari ini (Rabu-red). Mudah-mudahan pada, 19 Desember 2020, aliran air ke pelanggan bisa normal kembali,” kata Yasa, didampingi Humas Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, Ketut Jombang.

Baca juga :  Dinsos Salurkan 180 Paket Sembako ke ODP

Untuk gangguan aliran air ke pelanggan ini, akan terjadi di wilayah Denpasar Barat, Denpasar Utara dan Denpasar Timur bagian utara. “Intake IPA Belusung tertutup pasir terjadi pada pukul 09.00 Wita. Luapan air di Sungai Ayung Belusung kali ini ternyata membawa pasir. Kalau lumpur kami bisa melakukan penanggulangan, tapi kalau sudah pasir jelas itu berdampak luar biasa bagi intake IPA Belusung,” ujarnya.

Baca juga :  PDIP Ranting Panjer Bagikan 4.000 Liter Disinfektan

Di intake IPA dari Bendungan Peraupan sampain terowongan IPA Belusung tertutup pasir, sehingga tidak bisa beroperasi. Begitu juga intake cadangan yang biasanya sebagai cadangan jika terowongan tertutup pasir juga tertimbun pasir. “Kami sudah berusaha melakukan pengurasan pasir terutama di intake cadangan, sehingga tadi siang (kemarin-red) bisa dioperasionalkan untuk tiga pompa dan mengolah air kurang lebih 200 liter per detik dari kapasitas kami di IPA sebesar 550 liter perdetik,” ucap Yasa.

Baca juga :  Apresiasi Dedikasi Guru dan Warga, SMK TI Global Salurkan 115 Paket Kebutuhan Pokok

Pihaknya pun meminta kepada masyarakat supaya melakukan penampungan air pada malam hari jika air mengalir. Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar juga siap mensuplai air kepada masyarakat dengan mobil tanki. (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini