Rabu, Kembali Satu Pasien Covid-19 di Denpasar Meninggal

0
4
Picsart 12 16 09.00.36
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Denpasar, DENPOST.id

Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar terus mengalami peningkatan. Namun, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih juga ditemukan.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya kasus positif dan kasus sembuh. Pada, Rabu (16/12/2020) diketahui 56 pasien sembuh melonjak dan 18 orang terkonfirmasi positif Covid-19, yang tersebar di 12 wilayah desa/kelurahan.

Tak hanya peningkatan pasien sembuh, satu pasien Covid-19 di Denpasar dinyatakan meninggal dunia. Pasien ini diketahui seorang laki-laki (59 tahun) dengan status domisili di Kelurahan Sesetan yang dinyatakan positif Covid-19 pada 8 Desember 2020, dan dinyatakan meninggal dunia pada 13 Desember 2020, dengan riwayat penyakit penyerta TBC dan paru-paru kronis.

Baca juga :  Tangkal Virus Corona, Indonesia-Tiongkok Harus Terbuka Soal Ini

Berdasarkan data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif mengalami peningkatan di satu wilayah desa/kelurahan, yakni Desa Tegal Harum dengan tiga kasus, Kelurahan Sumerta, Desa Pemecutan Kelod, Desa Kesiman Petilan dan Desa Peguyangan Kangin masing-masing dua orang. Sementara itu, tujuh desa/kelurahan masing-masing mencatatkan penambahan satu kasus. Sedangkan 31 desa/kelurahan lainnya nihil penambahan kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai kembali mengingatkan semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19, tidak semakin meluas. “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas. Selain itu, mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Waspadai Depresi Akibat Covid-19

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 4.243 kasus, kesembuhan pasien mencapai 3.987 orang (93,96 persen), meninggal dunia 97 orang (2,29 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 159 orang (3,74 persen). (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini