Tertekan Dampak Covid-19, Badung Masih Bisa Kendalikan Inflasi

0
8
Picsart 12 17 07.52.50
HLM TPID - Wabup Suiasa, saat membuka HLM TPID Badung, di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung.

Mangupura, DENPOST.id

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Pada akhir tahun 2020, kita dihadapkan dengan Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Kami minta TPID dapat melakukan kontrol dari sisi ekonomi, karena pasti akan ada kecenderungan kenaikan harga bahan pokok. Untuk itu, perlu atensi khusus pada dua momen ini. Mengantisipasi kenaikan harga tentunya terus lakukan sinergi dan koordinasi, bila perlu buat kegiatan operasi pasar maupun pasar murah, sehingga mampu menjaga kestabilan harga, daya beli masyarakat dan tidak terjadinya peningkatan inflasi,” kata Wabup Suiasa, saat membuka High Level Meeting (HLM) TPID Badung, di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (16/12/2020).

Baca juga :  Masih Ada Sekolah di Badung Tak Lakukan MPLS Online

Lebih lanjut Suiasa mengapresiasi terlaksananya HLM TPID Badung sebagai langkah strategis dalam upaya mengendalikan inflasi daerah di tengah wabah Covid-19, yang sangat memberi dampak. Tidak hanya di sektor kesehatan juga menekan ekonomi masyarakat. Pada kondisi tertekan akibat Covid-19 ini, Kabupaten Badung masih bisa menjaga inflasi daerah dengan baik, terbukti kestabilan harga dapat dijaga dan dari sisi produktivitas dan distribusi juga berjalan baik. “Atas nama pimpinan, kami berterima kasih kepada jajaran TPID yang sudah bekerja keras, bersungguh-sungguh dan bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, ” jelasnya.

Baca juga :  Polisi Awasi Sejumlah Villa, Ini Alasannya

Demikian pula, apresiasi atas diraihnya dua penghargaan di tahun 2020 ini, yakni penghargaan dari pemerintah pusat sebagai TPID berprestasi untuk wilayah Jawa-Bali, di mana penghargaan ini diraih dua kali berturut-turut, serta penghargaan dari Perwakilan BI Bali sebagai Mitra Kerja Terbaik KPw BI Bali kategori TPID. “Mudah-mudahan dengan prestasi ini dapat dijadikan pemantik, semangat dan motivasi untuk membangun kebersamaan dalam melaksanakan fungsi sebagai TPID,” tambah Suiasa.

Sementara Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, AA Ngr Bayu Kumara menjelaskan HLM TPID kali ini mengangkat topik “Evaluasi Kegiatan Pengendalian Inflasi Tahun 2020 dan Penyusunan Rencana Kerja Tahun 2021, serta Menjaga Ketersediaan dan Keterjangkauan Harga pada Natal dan Tahun Baru”. Melalui topik ini diperlukan langkah evaluasi terhadap apa yang sudah dilaksanakan dan yang perlu dioptimalkan di tahun 2021. Selanjutnya program kerja pengendalian inflasi tahun 2021, tidak hanya fokus pada upaya pengendalian harga, namun juga upaya-upaya memastikan terjaganya daya beli masyarakat dan mempersiapkan diri dalam rangka penilaian kinerja supaya dapat mempertahankan prestasi yang diraih tahun sebelumnya.

Baca juga :  Libur Panjang, Hunian Hotel di Nusa Dua Melonjak

Kabag Perekonomian Setda Badung, AA Sagung Rosyawati selaku Koordinator Tim Kesekretariatan TPID Badung mengatakan mengenai pengendalian inflasi daerah, tugas TPID adalah bagaimana mewujudkan inflasi harga yang stabil dengan merujuk pada 4K, yakni ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini