Gasak Motor, Penjahat Kambuhan Diciduk

0
8
Gasak Motor, Penjahat Kambuhan Diciduk
PENCURI MOTOR - Kapolsek Mengwi AKP Putu Diah Kurniawandari bersama jajaran memperlihatkan tersangka pencuri motor, I Kadek Wariana (baju tahanan), Kamis (17/12) kemarin. (DenPost/ist)

Mengwi, DenPost

Pelarian tersangka pencuri sepeda motor di Desa Sading, Mengwi, Badung, I Kadek Wariana alias Dek Bola (31), berakhir di tangan Polsek Mengwi. Penjahat kambuhan yang empat kali keluar-masuk bui lantaran merampok itu, dibekuk di Jalan By-pass Soekarno, Tabanan, Rabu (16/12/2020).

Kapolsek Mengwi AKP Putu Diah Kurniawandari, Kamis (17/12/2020), mengatakan tersangka yang asal Banjar Daren, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, itu diburu usai menggasak motor di halaman Toko Merta Abadi di Banjar Negara Kaja, Sading, Mengwi, pada Rabu (18/11) lalu sekitar pukul 15.30. “Kasus pencurian motor Honda Scoppy nopol DK 6845 JB tersebut dilaporkan AA Ngurah Rudiana Putra,” tegas Kapolsek.

Baca juga :  Puluhan Lapak di Pasar Penarungan Hangus Dilalap Api

Berdasarkan laporan itu, sambung Diah, petugas Opsnal Polsek Mengwi kemudian melakukan penyelidikan dan olah TKP. Polisi akhirnya mencurigai residivis kasus perampokan asal Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan, yakni Dek Bola.

Pengejaran polisi sempat mengalami kendala, sebab tersangka kerap berpindah-pindah mengingat. Dia sempat menginap di salah satu hotel di Gerogak, Tabanan, kemudian berpindah ke hotel di Mengwitani, selanjutnya hotel di Pererenan, hotel di Ubung, Denut,  hingga hotel di Jalan Buluh Indah, Denbar. “Dia menyewa hotel murah untuk sembunyi. Biasanya dia keliling mencari sasaran yakni motor yang kuncinya nyantol di sekitar hotel yang dia tempati,” tambah AKP Diah.

Baca juga :  Rabu, Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Melonjak 218 Orang

Setelah ditangkap di Jalan By-pass Ir. Soekarno, Tabanan, tersangka digelandang ke Polsek Mengwi. Hasil interogasi polisi, tersangka mengakui perbuatannya menggasak motor di Sading. Tersangka mencuri motor itu dengan modus kunci nyantol. Motor hasil curian itu lalu digadaikan ke tukang rongsokan di Desa Sibang, Abiansemal, Badung, senilai Rp 1,7 juta. “Tersangka mengaku menggunakan uang hasil kejahatannya untuk biaya hidup sehari-hari,” beber Diah.

Tak hanya mencuri sepeda motor di Desa Sading, tersangka mengaku beraksi di tujuh TKP lain yakni di Kuta Utara, Jalan Buluh Indah, Denbar; Jalan Raya Muding, Kerobokan; Jalan Pidada, Ubung; di Jembrana; Jalan Raya Sibang, Abiabsemal; dan di Tabanan. “Dia beraksi elama sebulan terakhir ini. Dari tangan tersangka, kami amankan tujuh  motor curian,” imbuh AKP Diah.

Baca juga :  Badung Serahkan Dana Motivasi Ogoh-Ogoh Sebesar Rp 40 Juta

 

Tersangka tercatat pernah empat kali masuk penjara karena terlibat kasus perampokan. Di antaranya tahun 2008 merampok minimarket di Denpasar sehingga divonis 1 tahun 2 bulan penjara. Tahun 2013, tersangka merampok toko perak di Gianyar sehingga divonis 1 tahun penjara. Tahun 2016 merampok minimarket di Sanur, Densel, sehingga dia divonis 1 tahun 6 bulan penjara. Terakhir tahun 2018 merampok minimarket di Kuta sehingga dia divonis  2 tahun penjara. (yan)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini