Pesanan 200 Kamar di Karangasem Dibatalkan

Picsart 12 18 03.36.00
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali, I Wayan Kariasa

Amlapura, DENPOST.id

Sebanyak 200 kamar hotel yang sempat dipesan wisatawan domestik di sejumlah hotel wilayah Karangasem dibatalkan. Hal ini dikarenakan terbitnya Surat Edaran Dari Gubernur Bali terkait perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, yang mana mengatur regulasi baru para pelancong yang akan menuju Bali. Terkait kondisi ini, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem yang sekaligus merupakan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali, I Wayan Kariasa berharap ada solusi dari pemerintah.

Baca juga :  Staf Positif, Puskesmas Bebandem Batasi Jam Pelayanan

“Saya sangat mendukung kesehatan dan keselamatan masyarakat. Namun di satu sisi mereka juga berharap agar ekonomi masyarakat tetap berjalan, sehingga hal ini perlu dicarikan solusi,” harap Kariasa. Ia menilai pemerintah mesti memberi suatu tindak nyata untuk mengatasi dampak kerugian yang timbulkan akibat SE Gubernur ini.

Kariasa menuturkan, banyak provinsi di Indonesia dapat menjadi pembelajaran. Salah satunya di Nusa Tenggara Timur (NTT). “Pemerintah daerahnya di sana memperhatikan swabnya. Orang-orang yang masuk ke sana itu swab-nya dibiayai oleh pemerintah sehingga ekonomi masyarakat tetap bisa jalan dan kesehatan masyarakat tetap bisa dijamin,” ungkap Kariasa.

Tak hanya NTT, di Jakarta pun pemerintahnya tegas memberlakukan rapid antigen untuk tiap orang yang masuk. “Katanya rapid antigen ini keakuratannya hampir mirip dengan swab PCR karena samplenya pun di ambil melalui hidung,” imbuhnya. Ia berharap, Pemerintah Provinsi Bali dapat kembali mempertimbangkan SE dan memikirkan dampak yang dirasakan para pelaku wisata. (yun)

Baca juga :  KPU Karangasem Hanya Cetak 5 Baliho Paslon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini