Gedung MDA Dilengkapi Mebel Senilai Rp 1 Miliar

0
4
Picsart 12 18 03.53.20
MDA - Bendesa Agung Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, berpose bersama usai menerima fasilitas pendukung Gedung MDA, Jumat (18/12/2020).

Sumerta Klod, DENPOST.id

Tampilan gedung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali semakin megah setelah dilengkapi mebel berkelas senilai Rp 1 miliar. Fasilitas yang didominasi warna merah tersebut merupakan dukungan dari dana sosial Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Anggota Komisi XI DPR RI, AA. Rai Wirajaya.

Secara simbolis, fasilitas itu telah diserahterimakan Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho kepada Bendesa Agung Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet pada Jumat (18/12/2020) di Gedung Lila Graha, Kantor MDA Provinsi Bali. Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Bali, Wayan Koster.

Baca juga :  UNBK SMK Ditunda, Siswa Akhirnya Dirumahkan

Koster mengucap terima kasih kepada BI Provinsi Bali yang telah mendukung pihaknya dalam menjaga kedaulatan desa adat di masa kini. Dikatakannya, pembangunan kantor MDA juga sedang berlangsung di seluruh kabupaten/ kota di Bali. Menurut Koster, upaya itu juga sekaligus menerjemahkan visi Nangun Sat Kertih Loka Bali.

“Di Denpasar, Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Karangasem dan Klungkung yang berlangsung pembangunannya,” ungkap Koster. Dia mengaku bangga dan bahagia karena MDA kini memiliki gedung yang representatif, sebab hal tersebut merupakan keinginannya sejak menjabat di DPR RI.

Baca juga :  Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kawal Hasil Panen Petani

Bendesa Agung juga mengucap bangga atas perhatian BI kepada desa adat. Dia berharap sinergi ini dapat terjalin baik untuk kepentingan menjaga keberadaan desa adat di Bali yang kini berjumlah 1.493.
Dia menerangkan, dari sembilan kabupaten kota, tujuh kantor MDA dibangun dengan dana sosial perusahaan. Sedangkan tiga daerah lain, yakni Gianyar, Klungkung dan Badung membangun dengan APBD. Atas capaian ini, dia mengapresiasi sepak terjang Gubernur yang komit terhadap penguatan identitas desa adat.

Baca juga :  Tetap Melasti, Peguyangan Hanya Libatkan 20 Orang

Dari seluruh pembangunan kantor MDA se-Bali, dia menyebut anggaran yang dihabiskan mencapai Rp 75 miliar. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini