Januari 2021, Sekolah di Gianyar Siap Pembelajaran Tatap Muka

0
10
Picsart 12 18 07.23.35
Kadis Pendidikan Gianyar, I Wayan Sadra. 

Gianyar, DENPOST.id

Setelah beberapa bulan siswa belajar dirumah melalui daring, mulai Januari 2021, akan diberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, sebelum pelaksanaan PTM akan dilakukan simulasi kemudian uji coba beberapa bulan. Dalam masa transisi dan bila tidak ada masalah akan diberlakukan PTM penuh.

Dari hasil pengecekan terhadap sejumlah sekolah SD dan SMP di Kabupaten Gianyar, semua sekolah sudah siap untuk melakukan PTM. Masing-masing sekolah sudah menyiapkan protokol kesehatan (prokes), menyediakan tempat cuci tangan, tempat cuci tangan air mengalir, menyediakan hand sanitizer, menyediakan masker dan tempat duduk jaga jarak, serta pengaturan jumlah siswa maksimal 50 persen dan masuk sekolah dilakukan secara bergilir.

Kepala SDN 1 Gianyar, Dewa Putu Adnyana didampingi Bendahara BOS, Ni Nyoman Kawitmawati mengatakan SDN 1 Gianyar sudah siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka (TPM).
Diawali dengan minta surat pernyataan dari orang tua siswa untuk minta ijin, mengijinkan atau tidak mengijinkan anak-anak mereka akan mengikuti PTM. Namun, sebagian besar para orang tua siswa mengijinkan anak mereka untuk mengikuti PTM.

Baca juga :  Gasak Tas Pinggang, Pemuda Asal Buleleng Dibekuk

Dikatakan, untuk kesiapan melakukan PTM, SDN 1 Gianyar sudah menyiapkan sarana prasana protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan mencapai 40 tempat, baik berupa wastafel dan tempat cuci tangan air mengalir. Di mana, satu tempat cuci tangan untuk 20 orang, sehingga untuk 598 orang siswa dari kelas 1 sampai kelas VI disediakan 40 buah tempat cuci tangan.

Sementara Kepala SMPN 1 Gianyar, Dewa Nyoman Bawa mengatakan pihak sekolah mengacu SKB 4 Menteri kemudian ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar sudah ada surat edaran termasuk juknisnya.
Pihak sekolah sudah menyiapkan PTM pada, Januari 2021.

Baca juga :  Gudang dan Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp 20 Juta

Selain itu, di depan kelas sudah disediakan hand sanitizer. “Anak-anak masuk kelas mencuci tangan dengan hand sanitizer dan bila habis tinggal diisi lagi,” jelas Dewa Bawa.

Terkiat masker, pihak sekolah belum menyedikan masker dan diberikan kesempatan dan tanggungjawab kepada orang tua siswa untuk berpartisipasi menyedikan masker. Dengan alasan masker satu kali pakai dan akan dibuang.

Untuk mencegah penularan Covid-19, pihak sekolah sudah mengatur  jarak duduk siswa untuk tidak duduk secara berdekatan. Masing-masing bangku sudah diatur dan diisi tanda silang (X).
Selain itu, pihak sekolah sudah melakukan penyemprotan beberapa kali menggunakan cairan disinfektan. Dengan tujuan agar tempat menjadi bersih dan bebas dari Covid-19. “Untuk kesiapan pelaksanaan PTM, pihak sekolah sudah melakukan zoom meeting dengan pihak orang tua siswa untuk menyampaikan SOP untuk melakukan PTM,” kata Dewa Bawa.

Baca juga :  Empat Warga Sakah Meninggal Beruntun Secara Misterius

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra mengatakan dengan dikeluarkan SKB 4 Menteri, serta SKB 4 Menteri diserahkan kepada daerah Gubernur Bali sudah mengeluarkan surat edaran untuk SMA dan SMK di Kabupaten Gianyar. Sementara Pemkab Gianyar sudah mengeluarkan surat edaran menekankan sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan protokol kesehatan. “Tidak ada jam istirahat. Anak-anak tidak boleh ke kantin, karena kantin ditutup. Keluar masuk siswa diawasi dengan cek suhu tubuh. Demikian juga pihak sekolah agar dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.
Kesiapan pembelajaran tatap muka itu ditentukan para orang tua dengan surat pernyataan orang tua untuk mengijinkan dan tidak mengijinkan anak-anaknya untuk PTM,” ucapnya. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini