Diperas dan Diancam Oknum Polisi, Perempuan Muda Lapor Polisi

0
28
Picsart 12 18 08.41.31
MELAPOR - MI (21) melapor ke Polda Bali, usai mengaku diperas dan diancam oleh oknum polisi.

Kereneng, DENPOST.id

Seorang perempuan muda berinisial MI (21) mengaku diperas dan diancam oleh oknum polisi. Perempuan kelahiran Kupang, NTT tersebut melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Bid. Propam Polda Bali, Jumat (18/12/2020).

MI yang menjadi korban PHK karena Covid-19, terpaksa menjadi wanita bokingan agar bisa bertahan hidup di rantauan. Lalu sejak tiga pekan lalu, dia mencari pria hidung belang melalui akun MiChat. Pada, Rabu (16/13/2020) malam, dia mendapat tamu pertamanya.

Baca juga :  Jambore HKG, Ini Sejumlah Lomba yang Digelar

Kemudian MI dan pria itu, menyepakati melakukan hubungan badan di kos-kosannya MI di Denpasar. “Setelah di dalam kamar kos, tiba-tiba ada yang mendobrak pintu kamar kami. Dan orang itu mengaku polisi bernama Joey,” kata MI.

Kemudian Joey memeriksa MI. Sedangkan tamunya tersebut, disuruh kelur oleh Joey. Setelah itu, Joey mengunci pintu kamar. Dan Joy memaksa MI untuk berhubungan badan dengannya. “Jika saya menolak dia mengancam akan menangkap dan membawa saya ke kantor polisi. Saya dibilang melanggar pasal ini dan itu,” kata MI sembari berurai air mata.

Baca juga :  Jaga Keselamatan, Nakhoda Boat Terima Pelampung dan Jaket

Parahnya, Joey lantas meminta uang ratusan ribu dan mengambil iPhone milik MI. Tak sampai di sana, Joey juga meminta MI agar menebus iPhone nya sebesar Rp1,5 juta. “Saya tak mampu membayar dan saya memilih melapor dan meminta keadilan,” tegasnya.

Sementara terkait laporan itu, Kuasa Hukum MI, Charlie Usfunan mengatakan karena pelaku diduga anggota polisi, pihaknya membuat laporan ke Bid. Propam Polda Bali. Setelah itu, laporan dilanjutkan ke SPKT Polda Bali dan Dit. Reskrimum Polda Bali. “Dari Propam sudah menyampaikan itu, jika pelaku merupakan anggota polisi aktif,” ujarnya.

Baca juga :  Cuti Bersama, MPP Kota Denpasar Tutup Tiga Hari

Sedangkan Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Dodi Rahmawan yang dikonfirmasi mengatakan jika pengaduan tersebut telah diterimanya. “Kami dan penyidik Bid Propam Polda Bali masih melakukan proses lebih lanjut,” tegasnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini