Laksanakan PTM, Pengawasan 3M Harus Ketat

0
11
Picsart 12 20 11.57.51
AAN Ketut Agus Nadi Putra

Mangupura, DENPOST.id

Wacana Menteri Pendidikan membuka pembelajaran tatap muka (PTM) di tahun 2021, mendapat berbagai komentar dari sejumlah tokoh masyarakat. Di Kabupaten Badung, persiapan PTM tersebut sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olahraga dengan melakukan uji usap (swab) para guru yang akan mengajar tatap muka di sekolah di Kabupaten Badung.

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Badung, AAN Ketut Agus Nadi Putra, Minggu (20/12/2020) menyatakan mengapresiasi adanya pembelajaran tatap muka yang akan dilaksanakan tahun 2021 mendatang. Namun ada beberapa catatan yang mesti pemerintah tetap lakukan. Seperti memperketat pengawasan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Baca juga :  Lurah Seminyak Cek Iklan Gay "Guesthouse" 

‘’Selain itu, pelajaran tatap muka harus ada persetujuan orangtua dan komite sekolah serta siswa dan guru yang mengajar wajib diuji usap sehingga meyakinkan kesehatan semua pihak terjaga saat mengajar di dalam kelas,” katanya.

Dia kembali menegaskan, protokol kesahatan harus diterapkan dengan ketat. Rombongan belajar setiap kelas juga harus dipikirkan pemerintah. “Biasanya kan sampai 35 sampai 40 siswa dalam satu kelas. Dengan adaptasi kebiasan baru ini, siswa harus berkurang karena harus menjaga jarak dalam ruang kelas sehingga siswa harus dibagi belajarnya dan ruang belajar juga harus ditambah, atau menggunakan sistem giliran atau sekolah pagi sore,” tandasnya. (115)

Baca juga :  Sasar Pantai Geger, Tim Prokes Kutsel Tak Temukan Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini