Doni Monardo Ingatkan Sinergi TNI-Polri dan Pemda

0
8
Picsart 12 21 02.13.22
RAKOR - Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Brigjen TNI Hendrikus Joko Rianto saat mengikuti rakor bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Dauh Puri, DENPOST.id

Strategi antisipasi kenaikan kasus Covid-19 pada libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, menjadi topik utama dalam rapat koordinasi (rakor) virtual Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Minggu (20/12/2020) malam. Di Bali, rakor ini dipusatkan di Ruang Puskodalops Kodam IX/Udayana yang diikuti petinggi Kodam IX/ Udayana dan Pemprov Bali.

Dalam rakor yang dipimpin Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo, juga dibahas kesiapan petugas lapangan dan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19.

Mengantisipasi lonjakan kasus selama Nataru, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya menerangkan Pemerintah Provinsi Bali telah merilis Surat Edaran No. 2021 Tahun 2020, tentang Penegakan Protokol Kesehatan untuk mengantisipasi liburan panjang akhir tahun bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) masuk dan keluar Bali.

Baca juga :  Sempat Covid-19, Rai Mantra Tak Ikut Divaksin

“PPDN yang masuk ke Bali melalui jalur udara wajib melampirkan hasil uji usap (swab) PCR negatif, sedangkan jalur darat wajib melampirkan uji cepat (rapid) antigen negatif, serta para PPDN tersebut harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19,” ujar Kadiskes. Dia menyebut SE tersebut telah berlaku pada 19 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Logistik rapid antigen juga telah disebar ke seluruh pintu masuk Bali. “Untuk seluruh rumah sakit rujukan yang ada di kabupaten/kota agar tetap membuka layanan kesehatan dan laboratorium pemeriksaan swab PCR dan rapid test antigen selama 1X24 jam,” ungkapnya.

Baca juga :  Gubernur Koster Ucapkan Selamat Puasa dan Ramadan 1441 Hijriyah

Terhadap kesiapan itu, Doni Monardo mengucap terima kasih kepada seluruh pihak yang tetap semangat dan konsisten dalam melaksanakan upaya pencegahan penularan Covid-19. Pemerintah Pusat melalui Satgas Penanganan Covid-19 Nasional telah mengeluarkan Surat Edaran (SE), nomor 3 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan perjalanan orang selama libur Natal dan menyambut tahun baru 2021 dalam masa pandemi Covid-19.

“Dimohon kepada pengelola Pariwisata untuk bersabar sementara, karena data kasus Covid-19, saat ini secara akumulatif untuk kasus Nasional berada pada posisi yang cukup tinggi walaupun di beberapa daerah ada penurunan kasus,” ujarnya.

Baca juga :  Anak Di Denpasar Wajib Kantongi Ini

Dia juga mengimbau agar TNI, Polri dan seluruh instansi tetap bersinergi menegakkan protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat. Sebab menurutnya, menegakkan protokol kesehatan secara konsisten tanpa pandang bulu adalah antisipasi paling tepat.

Perlu diingat, kata dia, positivity rate yang memburuk disebabkan karena terjadinya penularan pada masyarakat akibat kurang disiplinnya dalam mematuhi prokes..

“Gugus tugas Nasional telah membentuk tim terpadu dalam mambantu dan merawat dokter maupun tenaga kesehatan yang telah terpapar Covid-19. Pemerintah Pusat juga telah menyalurkan alat tes rapid antigen ke seluruh daerah yang dikhususkan bagi sopir dan kondektur kendaraan,” pungkasnya. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini