Lapangan dan Monumen Puputan Klungkung Akan Ditutup Lima Hari

0
3
Picsart 12 21 10.02.21
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Semarapura, DENPOST.id

Pemkab Klungkung mulai mengambil langkah-langkah untuk mencegah terjadinya keramaian menjelang pergantian tahun. Kali ini, upaya yang dilakukan tidak hanya menutup Lapangan dan Monumen Puputan Klungkung, namun juga pantai-pantai yang selama ini kerap ramai dikunjungi masyarakat. Penutupan sejumlah tempat umum ini akan dilakukan selama lima hari, yakni mulai dari H-2 hingga H+2 malam pergantian tahun.

“Kami di Klungkung satu komando dengan Pemerintah Provinsi Bali. Sesuai SE Gubernur sehingga kita di pemkab tidak buat kegiatan apa-apa. Jadi nanti lapangan puputan, monumen dan pantai kita akan tutup total. Karena kalau kita beri ruang sedikit saja, satu dua ada warga yang masuk nanti susah,” ujar Bupati Suwirta, Senin (21/12/2020).

Baca juga :  Ke Klungkung, Duktang dari Zona Merah Wajib Rapid Test

Menurut Bupati Suwirta, penutupan lapangan dan Monumen Puputan dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya terkait kondisi monumen dan lapangan puputan yang terlihat ramai jika di hari-hari biasa. Kondisi ini dipastikan tambah ramai lagi ketika pergantian tahun. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19, diputuskanlah kedua objek di jantung Kota Semarapura tersebut akan ditutup total.

“Saya lihat situasi sebelumnya, kemarin di monumen ramai masyarakat berkumpul. Kita tidak salahkan itu, karena pasti ada rasa rindu dengan alam bebas sehingga membuat mereka bersama keluarga datang ke sana. Tapi dengan adanya Covid-19 ini, kesehatan jauh lebih penting,” tegasnya.

Baca juga :  Covid-19 di Denpasar, Tiga Pasien Meninggal dan Positif 69 Orang

Tak hanya menutup dua objek vital tersebut, jelang pergantian tahun, Bupati Suwirta juga mengatakan segera akan berkoordinasi dengan pihak desa adat se-Kabupaten Klungkung terkait rencana pemkab yang juga akan menutup objek wisata dan pantai. Utamanya pantai-pantai yang kerap menjadi tujuan wisata. Seperti Pantai Goa Lawah, Klotok dan Kusamba. Tak terkecuali, pantai-pantai di Kecamatan Nusa Penida juga diharapkan bisa ditutup. (119)

Baca juga :  Mayat di Kos Hebohkan Warga

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini