Pengukuhan Bendesa Bualu, Giri Prasta Ajak Masyarakat Jaga Ini

0
5
Picsart 12 22 07.30.58
KUKUHKAN BENDESA - Bupati Giri Prasta, saat menghadiri pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Bualu di Kuta Selatan, Selasa (22/12/2020).

Kutsel, DENPOST.id

Peran desa adat dan tokoh masyarakat sangat penting untuk menjaga eksistensi nilai-nilai kearifan lokal setempat. “Beragam bentuk kearifan lokal Bali, telah tumbuh dan dijalankan di masa Bali kuno, seperti Tri Hita Karana, Catur Warna, Desa Kala Patra dan sebagainya. Semua itu, menjadi pegangan hidup masyarakat dan sangat dimengerti sampai sekarang,” ujar Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, saat menghadiri pengukuhan dan majaya-jaya Bendesa dan Prajuru Desa Adat Bualu masa bakti 2020 – 2025, di Wantilan Pura Desa Adat Bualu, Kuta Selatan, Selasa (22/12/2020).

Bupati Giri Prasta juga mengajak semua pihak yang ada di desa adat mulai dari prajuru yang baru terpilih hingga masyarakat untuk selalu menjaga kearifan lokal dan menjaga pentingnya sikap saling menghargai swadarma masing-masing, dengan tidak membenturkan hukum adat dan hukum nasional. “Untuk bendesa dan prajuru adat yang baru harus selalu menjalankan swadarma dengan tetap berpegangan pada perarem desa adat dan hukum nasional yang berlaku, sehingga keharmonisan bisa terwujud di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca juga :  Giri Prasta Berkomitmen Mengayomi Semua Klan di Badung

Ditambahkan Bupati Giri Prasta, untuk mendorong pertumbuhan geliat ekonomi di wilayah Desa Adat Bualu, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat keberadaan badan usaha milik desa adat, dengan melakukan revitalisasi pasar desa adat dan Lapangan Lagoon apabila kondisi perekonomian Kabupaten Badung sudah kembali normal.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan Bendesa Adat Bualu, Made Darma melaporkan proses pemilihan Bendesa Adat Bualu dilakukan secara berjenjang dimulai sejak, 5 Oktober 2020, dengan melakukan proses penjaringan, dilanjutkan dengan acara sosialisasi visi dan misi ke masing-masing banjar adat. Pada, 22 November 2020, dilaksanakan pemilihan berdasarkan mekanisme musyawarah mufakat dan pada, 1 Desember 2020, akhirnya panitia menetapkan I Wayan Mudita sebagai Bendesa Adat Bualu periode 2020-2025.

Baca juga :  Sempat Rusak, Pemkot Perbaiki Titik 0 KM Kota Denpasar

Mudita selaku Bendesa Adat Bualu periode 2020-2025, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua elemen masyarakat Desa Adat Bualu karena diberikan kepercayaan dan mandat selaku pemimpin masyarakat di wewidangan Desa Adat Bualu. Dirinya berharap dengan adanya dukungan dari semua pihak, baik dari unsur pemerintah hingga ke unsur perusahaan, Desa Adat Bualu menjadi lebih baik kedepannya. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini