Penanganan Pandemi Jadi Tolok Ukur Dibukanya Kunjungan Wisman

0
8
Picsart 12 22 08.59.15
Gubernur Bali, Wayan Koster.

Dangin Puri, DENPOST.id

Penanganan pandemi Covid-19, menjadi tolok ukur dibukanya kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali. Apabila tidak terjadi peningkatkan kasus positif Covid-19, yang signifikan serangkaian libur panjang akhir tahun, maka Pemerintah Provinsi Bali dapat meyakinkan pusat kunjungan wisman dibuka mulai tahun 2021.

“Sebaliknya, bilamana kita mengalami kegagalan maka jangan berharap masyarakat luar akan percaya dan mau berkunjung ke Bali. Pemerintah Pusat juga tidak akan mengizinkan pembukaan wisatawan mancanegara ke Bali,” kata Gubernur Bali, Wayan Koster di Gedung Gajah Jayasabha, Selasa (12/22/2020).

Baca juga :  Pembunuh Teller Bank Ditangkap, Ini Pelakunya 

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan situasi yang dihadapi saat ini berada di antara dua pilihan sangat ekstrim, yakni alternatif pertama sepenuhnya memberlakukan pengendalian Covid-19, dengan sama sekali tidak membuka aktivitas pariwisata. Alternatif kedua, sepenuhnya membuka aktivitas pariwisata dengan mengabaikan penanganan Covid-19. “Beberapa negara, seperti Belanda, Jerman, Perancis, Inggris, Italia dan Australia memilih alternatif pertama dengan membatasi perjalanan warganya, bahkan ada yang sampai menutup total alias lockdown. Sementara ini belum ada satu pun negara yang memilih alternatif kedua,” ujar Koster.

Baca juga :  375 Orang Kader Satgas Baru Ikut Sosialisasikan 3M

Di dalam menghadapi situasi sulit dan sangat dilematis ini, Pemerintah Provinsi Bali tidak memilih alternatif pertama maupun alternatif kedua. Pemerintah Provinsi Bali memilih solusi kebijakan yang lebih arif dan bijaksana, sebagai jalan tengah di antara dua pilihan ekstrim tersebut, yakni mengijinkan aktivitas pariwisata, dengan tetap mencegah terjadinya penularan dan munculnya klaster baru kasus Covid-19.

“Hanya ini dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), dengan memberlakukan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 yang telah direvisi dan diumumkan,” tegasnya. (106)

Baca juga :  Pemahayu Jagat, Bupati Giri Prasta Mulang Pekelem

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini