Tanpa Masker, Turis Rusia Dijaring Tim Yustisi

0
31
Konsep Otomatis

Pemecutan Kelod, DenPost

Tim Yustisi yang dikomandani Satpol PP Kota Denpasar menjaring turis Rusia bernama Russiq karena tidak memakai masker dalam razia penerapan disiplin dan penegakah hukum protokol kesehatan (prokes) di Jl. Imam Bonjol, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

”Siapa pun mengendarai motor maupun mobil di jalan wajib mematuhi prokes kalau tidak ingin terpapar Covid-19. Penegakan hukum (yustisi) yang kami lakukan terhadap masyarakat yang tidak taat dan patuh terhadap prokes bukan semata-mata mencari kesalahan, melainkan memberikan efek jera agar sadar bahaya penularan virus corona,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga didampingi Kabid Penegak Perda I Made Poniman, disela-sela razia prokes, Kamis (24/12/2020).

Baca juga :  Awasi 42 PMI, Satgas GR Padangsambian Gandeng Kaling

Selain menjaring turis Rusia, kata Anom Sayoga, pihaknya juga mendenda 11 pemotor yang tidak memakai masker dan memberi peringatan sekaligus membina lewat teguran dan hukuman fisik kepada 10 orang yang salah memakai masker. Razia gabungan ini dilaksanakan dengan mengecek prokes kepada pengedara mobil dan premotor yang melintas di Jl. Imam Bonjol yang datang dari arah Kuta dan Nusa Dua, Badung.

Baca juga :  Dikunjungi Kapolda, Ketua KPU Bali "Adukan" Sejumlah Masalah

Razia gabungan di samping menegakan Pergub No.46/2020 dan Perwali Kota No.48/2020 sanksi denda dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang prokes serta bahaya penularan virus corona. ”Kami harapkan melalui razia gabungan ini masyarakat semakin disiplin menerapkan prokes. Karena Covid-19 ini ada disekeliling kita dan jangan dianggap remeh,’’ ujarnya.

Dia mengungkapkan, langkah tegas tindakan diambil terhadap masyarakat yang membandel tidak mematuhi prokes bukan semata-mata memberatkan. Tapi memberikan efek jera sehingga masyarakat tergugah kedisiplinan dalam menerapkan prokes. Karena masyarakat yang tidak mematuhi prokes bisa menularkan dan bisa juga terpapar virus corona yang masih mewabah.

Baca juga :  RSK "Serbu" Kantor Grab

”Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat harus mematuhi 3M yaknimencuci tangan, memakai masker dan mengatur jarak agar tidak terpapar Covid-19. Pencegahan penularan virus corona tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah, melainkan masyarakat harus saling bahu membahu memerangi virus corona dengan disiplin agar cepat hilang,’’ paparnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini